UTAMA

Departemen Psikologi FK Unand Padang Berkolaborasi dengan Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Aceh Beri Psikoedukasi Kesiapsiagaan Bencana

0
×

Departemen Psikologi FK Unand Padang Berkolaborasi dengan Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Aceh Beri Psikoedukasi Kesiapsiagaan Bencana

Sebarkan artikel ini

HARIANHALUAN.ID – Departemen Psikologi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) Padang bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Aceh dalam pengabdian masyarakat, Senin (26/2).

Pengabdian masyarakat dilakukan melalui psikoedukasi mengenai kesiapsiagaan bencana pada 33 siswa pilihan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SMTI Padang.

Kegiatan juga dihadiri Ketua Departemen Psikologi Yantri Maputra, M.Ed, PhD, Wakil Dekan III UIN Ar-Raniry Drs. Nasruddin, M.Hum.

Kepala SMK SMTI Padang, Sylvi, S.T, M.Si menjelaskan sebagai salah satu sekolah yang berada di zona merah rawan tsunami, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi seluruh warga sekolah.

Baca Juga  Puncak Musim Penghujan November-Desember, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem

“Kesiapsiaggaan baik fisik maupun psikologis memang sangat dibutuhkan oleh siswa-siswi SMK SMTI Padang. Apalagi kita berada di zona merah rawan tsunami,” ujarnya.

Sementara itu, Psikolog yang menjadi narasumber, Septy Mayang Sarry, M.Psi, Psikolog menjelaskan materi mengenai kesiapsiagaan bencana dalam psikologi

“Bencana akan memunculkan perubahan kondisi psikologis seperti adanya rasa cemas, takut, dan lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kesiapsiagaan psikologis sebagai antisipasi dari risiko bencana dengan cara mengidentifikasi perasaan, atur respon emosional, Kelola masalah, self-efficacy, serta focus terhadap situasi.” ujarnya.

Baca Juga  Menuju Sekolah Sehat, Dosen Mercubaktijaya dan UMSB Lakukan Pengabdian Masyarakat di SD 03 Batu Balang

Narasumber lain, Cut Rizka, S.Psi, M.Si dalam materi Psychological First Aid (PFA) juga menjelaskan bahwa PFA merupakan pertolongan pertama secara psikologis yang dapat diberikan kepada para penyintas bencana.

“Langkah yang dapat dilakukan diantaranya look (periksa kondisi penyintas), listen (dengarkan cerita penyintas) dan link (bantu mengatasi kebutuhan dan hubungkan penyintas dengan orang yang dicintai,” ucapnya menutup. (h/yes)