PERISTIWA

Debit Air Batang Ombilin Mendadak Naik, Rumah Makan dan Kedai Minuman Ambruk

4
×

Debit Air Batang Ombilin Mendadak Naik, Rumah Makan dan Kedai Minuman Ambruk

Sebarkan artikel ini

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.ID — Satu unit Rumah Makan dan kedai minuman di tepian Batang Ombilin, Jorong Ombilin, rubuh akibat terseret air, Sabtu (9/3). Hal itu terjadi akibat meningkatnya debit air Batang Ombilin pascahujan yang cukup tinggi beberapa waktu terakhir.

Salah seorang warga yang enggan dituliskan namanya menceritakan bahwa bangunan tersebut merupakan milik keluarga Zanimar, Anton dan Dedi.

Masih menurut sumber, bangunan itu runtuh diduga pascadibukanya pintu air PLTA Ombilin pada saat hujan lebat beberapa hari lalu.

Baca Juga  Presentasikan Beutiful Indonesia, Sandiaga Uno Undang Investor Australia Berinvestasi di Sektor Parekraf

Dikatakannya lagi, Bupati Kabupaten Tanah Datar diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan Elizar sudah mendatangi lokasi tersebut.
Namun menurutnya hingga hari ini belum ada tindak lanjut baik dari BPBD Tanah Datar maupun dari pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut seperti pihak PLTA Ombilin yang diduga akibat kelalaian membuka pintu air yang pada akhirnya mengakibatkan rubuhnya tempat mengais rezeki warga tersebut

Saat Haluan mencoba menelusuri pada Wali Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Firman mengatakan bahwa kejadian tersebut murni bencana alam akibat debit air batang ombilin yang naik akibat curah hujan cukup tinggi.

Baca Juga  Tanpa Ada Surat Peringatan, Guru Honorer di MIN 1 Padang Diberhentikan Sepihak

“Menurut kami kejadian itu murni bencana alam akibat naiknya air batang ombilin karena hujan lebat, kalau pun perbaikan atas nanti akan didiskusikan bersama pihak PLTA Ombilin, ” katanya Senin (11/3).

Dikatakan Firman pasca runtuhnya rumah makan itu, ditaksir kerugian mencapai 150 juta rupiah.
“Besok rencana nya pihak PLTA akan datang, jadi 4 KK yang menjadi korban itu ditaksir kerugian mencapai Rp150 juta, ” katanya.(h/tim)