PERISTIWA

Seorang Oknum Guru di Bukittinggi Diduga Cabuli Muridnya

3
×

Seorang Oknum Guru di Bukittinggi Diduga Cabuli Muridnya

Sebarkan artikel ini
Kasi Humas Polresta Bukittinggi, Iptu. Agustiar ketika diwawancarai wartawan di Mapolresta Bukittinggi, Selasa (19/3/2024).

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID – Seorang oknum guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kota Bukittinggi diduga telah mencabuli muridnya.

Perbuatan bejat tersebut dilakukan oknum guru laki laki berinisial i (40) terhadap Bunga (11) bukan nama sebenarnya pada hari Kamis (15/2/2024) di ruang kelas sekitar pukul 13,30 WIB.

Kapolresta Bukittinggi Kombes. Yessi Kurniati melalui Kasi Humas Iptu. Agustiar mengatakan, pengungkapan kasus cabul terhadap anak dibawah umur itu berawal dari kakak korban yang curiga terhadap perubahan mental adiknya. Terlebih lagi setelah melihat hasil tes IQ korban yang rendah.

Baca Juga  Lebah Terbang, Keluarga Munir Tenang Setelah Petugas Damkar Datang

“Melihat perubahan mental korban, kakaknya curiga dan bertanya. Kemudian korban menceritakan kejadian cabul yang dialaminya,” kata Agustiar kepada wartawan di Mapolres Bukittinggi, Selasa (19/3/2024) sore.

Ia menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka memberikan hukuman terhadap korban, sehingga korban menangis. Kemudian pelaku membujuk dan merangkul korban dari belakang.

“Selanjutnya, tersangka mencium korban dan menganggap korban adalah anaknya sendiri. Ini menurut pengakuan tersangka,” ujar Agustiar.

Sedangkan menurut pengakuan korban, pencabulan tersebut telah berulang kali dilakukan tersangka terhadap korban. Dengan modus tersangka meraba raba dada dan kemaluan korban. Namun tuduhan tersebut dibantah oleh tersangka.

Baca Juga  Dugaan Ijazah Paket C Palsu, LSM LP-A1 Sumbar Laporkan Calon Anggota DPRD Kabupaten Solok ke Bawaslu

“Korban sudah berulang kali dicabuli sejak tahun 2023 hingga 15 Februari 2024 lalu. Saat ini tersangka bersama Barang Bukti (BB) pakaian yang digunakan korban saat kejadian. Telah diamankan di Mapolres Bukittinggi untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Agustiar.