PERISTIWA

Banjir Bandang di Nagari Padang Sibusuk, 98 Rumah dan Puluhan Hektare Sawah Terdampak

0
×

Banjir Bandang di Nagari Padang Sibusuk, 98 Rumah dan Puluhan Hektare Sawah Terdampak

Sebarkan artikel ini
Banjir Bandang Padang Sibusuk
Warga terdampak banjir bandang di Kenagarian Padang Sibusuk mulai membersihkan rumahnya dari endapan lumpur dan material yang dibawa saat banjir bandang tersebut, Sabtu (4/5/2024). IST

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.ID – Banjir bandang yang terjadi di Nagari Padang Sibusuk pada Jumat (3/5/2024) sekitar pukul 21.30 WIB meluap Sungai Batang Piruko, menyebabkan puluhan rumah warga di tiga jorong di kenagarian tersebut mengalami kerusakan.

Dari data yang diperoleh, BPBD Sijunjung mencatat ada 98 rumah dan 147 KK terdampak akibat banjir bandang di Nagari Padang Sibusuk yang melanda di tiga jorong, yakni Jorong Kapalo Koto, Jorong Guguk Tinggi dan Jorong Simancung.

Baca Juga: Banjir Bandang Landa Padang Sibusuk, Puluhan Rumah Warga Alami Kerusakan

Baca Juga  Diduga Gelapkan Mobil, Istri Polisi Ungkap Fakta Baru di Persidangan

“Banjir tak hanya melanda pemukiman warga, namun juga puluhan hektare sawah milik warga juga ikut terdampak,” ujar Sekretaris BPBD Sijunjung, Syatria Zali, Sabtu (4/5/2024).

Selain di nagari tersebut, banjir juga melanda dua jorong yang ada di Nagari Pamuatan, Kecamatan Kupitan, dimana 17 rumah warga atau 15 KK terdampak, satu unit surau dan satu unit bengkel terdampak akibat banjir bandang.

“Sementara itu, jumlah jembatan gantung yang terdampak ada tiga unit dengan kondisi satu unit putus dan dua unit sling skor angin putus,” ujarnya.

Baca Juga  'Dibakar' Teman, Begini Sosok Aldelia Rahma Sebelum Meninggal Dunia

Syatria Zali juga menuturkan bahwa saat ini BPBD Sijunjung beserta instansi terkait juga telah menurunkan bantuan logistik bagi warga yang menjadi korban musibah banjir bandang, serta mendirikan posko dapur umum bekerja sama dengan dengan pihak nagari.

“Selain di Kecamatan Kupitan, usai banjir juga terjadi di Ibukota Muaro Sijunjung dan saat ini masih dilakukan pendataan oleh BPBD Sijunjung dibantu aparat nagari dan kecamatan,” katanya. (*)