UTAMA

Pemprov Sumbar Carikan Solusi Biaya Perawatan Korban Banjir Bandang

0
×

Pemprov Sumbar Carikan Solusi Biaya Perawatan Korban Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini
Kondisi pascabanjir di Kabupaten Tanah Datar pada Minggu pagi (12/5/2024)
Kondisi pascabanjir di Kabupaten Tanah Datar pada Minggu pagi (12/5/2024)

PADANG PANJANG,HARIANHALUAN.ID – Pemerintah Provinsi Sumbar akan mencarikan solusi biaya pengobatan dan perawatan bagi masyarakat korbanĀ  bencana banjir bandangĀ  di tiga Kabupaten/Kota terdampak

Selain itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi juga telah  menginstruksikan  jajarannya di Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi untuk  menangani para korban bencana secara maksimal tanpa terkecuali.

“Semua korban harus diterima dan diberikan perawatan maksimal. Soal biaya, nanti pemerintah daerah akan mencarikan solusi,” kata Mahyeldi di sela peninjauannya ke lokasi bencana di Padang Panjang, Minggu (12/5/2024).

Berdasarkan data sementara, bencana banjir bandang yang melanda  Kabupaten Agam, Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, telah mengakibatkan banyak korban jiwa dan luka-luka.

Baca Juga  Sebelas Hari Piaman Barayo 2024, PAD Destinasi Wisata Capai Rp321 Juta

RSAM Bukittinggi menjadi  salah satu rumah sakit rujukan yang relatif dekat dari lokasi bencana di tiga daerah tersebut.

Apalagi jalan penghubung dari tiga daerah menuju Padang terputus total. Jalan Agam-Padang via Malalak terputus akibat longsor. Sementara jalan Padang Panjang-Padang terputus total di Silaiang karena jalan tergerus banjir.

Selain memastikan biaya perawatan dan pengobatan bagi para korban gratis, Gubernur juga mengaku telah  memerintahkan BPBD Sumbar untuk terus berkoordinasi dengan BPBD daerah terdampak. Agar segala perkembangan dapat termonitor.

Menanggapi arahan tersebut, Direktur RSAM Bukittinggi, Busril membenarkan bahwa pihaknya telah diperintahkan Gubernur untuk optimal dalam penanganan korban bencana. Ia mengaku, secara umum RSAM sudah siap.

Baca Juga  Dinkes Solok Gelar Pertemuan Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa

“Betul tadi pagi saya sudah dikontak langsung Bapak Gubernur. InsyaAllah kita siap untuk menjalankan arahan tersebut,” ucap Busril.

Menurut Busril, hingga siang ini RSAM sudah menangani 31 korban bencana. 15 orang di antaranya berstatus meninggal dunia dan 16 lainnya luka-luka.

“Dari 15 korban jiwa, 12 sudah teridentifikasi, 3 belum. Sementara untuk korban luka 14 sudah diizinkan pulang ke rumah dan 2 sisanya masih mendapat perawatan,” ucap Busril. (*)

Berita Terkait : Banjir Agam, BNPB : Korban Meninggal 15 Orang