SUMBAR

Sabet Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2024. Sumbar Siap Tumbuh Kembangkan Potensi Ekonomi Keuangan Syariah

0
×

Sabet Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2024. Sumbar Siap Tumbuh Kembangkan Potensi Ekonomi Keuangan Syariah

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID– Provinsi Sumatra Barat, dibawah kepemimpinan Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy, berhasil meraih tujuh gelar juara sekaligus sehingga dinyatakan keluar sebagai juara umum pada ajang Anugerah Adinata Syariah 2024.

Penghargaan yang diberikan Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKS) terhadap daerah yang dinilai paling berinisiatif dalam mengembangkan potensi ekonomi keuangan syariah itu, diserahkan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin kepada Gubernur Mahyeldi Ansharullah di gedung Menara Syariah,Pantai Indah Kapuk 2, Tangerang Banten Senin (20/5) kemarin.

Baca Juga  Berkunjung ke Haluan, BSI Infokan Peluncuran Single System pada 1 November

Pada ajang itu, Sumbar berhasil meraih gelar juara 1 Program Inovasi Pada Sektor Ekonomi Syariah, Juara 1 implementasi Industri Halal, Juara 1 Kelembagaan Daerah yang difokuskan pada pengembangan ekonomi syariah di tingkat Provinsi, hingga Juara 2, Sektor Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan.

Selain itu, Sumbar juga dinyatakan meraih gelar Juara 2 pada kategori penerapan Zona HAS (Kuliner Halal Aman dan Sehat), Juara 3 kategori Keuangan Mikro Syariah terbaik, serta Juara 4 pelaksanaan program Inkubasi Usaha Syariah.

Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi yang berhasil diraih Sumbar pada ajang tersebut.

Baca Juga  Akan Dihadiri Beberapa Pejabat Sumbar, Besok SMK Kesehatan Genus Sumbar Wisuda dan Angkat Sumpah

Ia meyakini Sumbar berpotensi menjadi daerah pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah terkemuka di Indonesia maupun dunia di masa yang akan datang.

“Alhamdulillah, prestasi dan capaian membanggakan ini, akan menjadi penyemangat bagi kita untuk membuat Sumbar menjadi daerah pelopor maupun pusat pengembangan ekonomi keuangan syariah di Indonesia maupun dunia di masa yang akan datang,” ujarnya.