PADANG, HARIANHALUAN.ID – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah meminta seluruh bendahara atau verivikator keuangan di seluruh SKPD jajaran Pemprov Sumbar untuk senantiasa bekerja dengan cermat dan hati-hati dalam mengelola keuangan pemerintah daerah.
Pesan itu disampaikan Mahyeldi saat membuka secara resmi Pelatihan Bendahara/Verifikator Keuangan SKPD bagi ASN di Lingkungan Pemprov Sumbar, Senin (3/6).
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan keuangan pemerintah yang dilakukan harus dapat dipertanggungjawabkan serta dipertanggunggugatkan.
“Patut bapak/ibu sadari, bahwa pekerjaan sebagai bendahara atau verifikator keuangan adalah pekerjaan yang mulia, yang menuntut kerapian, integritas, kejujuran, serta tanggung jawab. Bapak/Ibu sekalian adalah orang-orang pilihan yang dipercayai untuk memikul tugas tersebut,” ujar Mahyeldi.
Melalui pelatihan yang dilakukan itu, ia berharap agar kompetensi seluruh bendahara/verifikator keuangan di lingkup SKPD Pemprov Sumbar terus meningkat. Sehingga pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah ke depannya semakin lebih baik dan maksimal.
“Kompetensi dalam memahami berbagai peraturan dalam pengelolaan keuangan harus dimiliki. Terlebih, setiap tahun ada saja peraturan yang berganti, dan itu semua harus dipahami oleh bendahara/verifikator keuangan. Sehingga, semua pekerjaan pengelolaan keuangan itu bisa dipertanggungjawabkan dan dipertanggunggugatkan,” ucapnya lagi.





