PADANG, HARIANHALUAN.ID — Pemprov Sumbar dan pihak kepolisian dipastikan akan segera membuka kembali Jalur Lembah Anai yang sempat hancur akibat longsor dan banjir bandang lahar dingin Marapi yang terjadi dua bulan lalu.
Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) Kepolisian Resor (Polres) Padang Panjang dengan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) pada Selasa (16/7) lalu.
“Hasil dari rapat ini adalah pembukaan Jalur Lembah Anai secara berkala pada Minggu (21/7/2024) pagi,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Padang Panjang, AKBP Kartyana Wardoyo Widyarso Putro.
Meski dibuka, kata Kartyana, Jalur Lembah Anai belum bisa sepenuhnya dilintasi oleh semua tipe kendaraan lantaran masih ada pengerjaan.
“Kendaraan yang diperbolehkan untuk melintas untuk tahap awal hanya untuk kendaraan roda dua, empat dan enam (sumbu 2) mengingat masih ada beberapa titik masih dalam proses pengerjaan,” katanya.
Akses jalan tersebut, katanya, akan dibuka untuk dua jalur. Namun apabila nanti masih terdapat proses pengerjaan maka akan dilaksanakan sistem buka tutup di lima titik lokasi pengerjaan jalan di antaranya, KM-64+200, KM-64+600, KM-65+200, KM-67+100 dan KM-67+400.
“Sewaktu-waktu akan dilaksanakan kembali evaluasi pasca pelaksanaan pembukaan akses jalan nasional di kawasan Lembah Anai. Proses pengerjaan jalan diperkirakan selesai penuh atau 100 persen pada bulan Oktober 2024,” katanya.
Sebelumnya, pemerintah melaksanakan uji coba pembukaan lalu lintas (open traffic) jalan nasional Padang Panjang-Sicincin ruas Lembah Anai.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, progres perbaikan jalan tersebut secara keseluruhan sudah mencapai 30,15 persen. Ditargetkan, pada 21 Juli nanti progres pengerjaan sudah menyentuh angka 40 persen. “Alhamdulillah, hari ini (kemarin, red) kami uji coba pembukaan akses jalan nasional Lembah Anai ini, mulai pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB. Setelah itu kami akan evaluasi, karena secara bertahap mulai tanggal 21 Juli akan dibuka untuk umum,” katanya. (*)






