KOTA SOLOK

Pilkada Serentak, Bawaslu Kota Solok Waspadai Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN

2
×

Pilkada Serentak, Bawaslu Kota Solok Waspadai Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN

Sebarkan artikel ini
Bawaslu Kota Solok mewaspadai sejumlah pelanggaran pemilu pada Pilkada Serentak 2024, terutama modus politik uang dan netralitas ASN
Bawaslu Kota Solok mewaspadai sejumlah pelanggaran pemilu pada Pilkada Serentak 2024, terutama modus politik uang dan netralitas ASN

KOTA SOLOK, HARIANHALUAN.ID– Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kota Solok mewaspadai sejumlah pelanggaran pemilu yang cukup rawan pada Pilkada Serentak 2024, terutama modus politik uang dan netralitas ASN.

Ketua Bawaslu Kota Solok, Rafiqul Amin menyebutkan beberapa potensi pelanggaran yang paling sering terjadi, mulai dari politik uang, netralitas ASN, politik sara, serta pelanggaran pada pembentukan tata kerja badan Ad hoc.

Menurut Rafiq, pelanggaran dengan tingkat yang paling rawan terjadi adalah pada politik yang dan netralitas ASN lantaran tingkat gesekan politik pada masyarakat, maupun suhu politik yang dinamikanya juga sangat kompleks.

Baca Juga  Sumbar Masuk Daerah Rawan KLB Rabies

“Politik uang itu masuk kepada bagian dari pidana pemilu yang bisa dikatakan memiliki potensi paling besar diantara yang lainnya, untuk itu diperlukan sentra gakumdu untuk mendudukkan perkara tersebut, melibatkan kejaksaan, kepolisian dan Bawaslu sendiri,” katanya, Selasa (20/8/2024).

Bawaslu dengan gencar selalu melakukan imbauan-imbauan, baik kepada Forkopimda, penyelenggara, peserta dan seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam melakukan pengawasan.

“Bawaslu Kota Solok juga telah mendeklarasikan kampung partisipatif untuk memfasilitasi masyarakat ikut serta dalam pengawasan, kemudian kami juga melakukan patroli pengawasan,” katanya.

Baca Juga  Pemko Solok Gelar Bimtek dan Sosialisasi Minimalisasi Risiko Korupsi Lewat Penerapan IEPK

Namun, ia menegaskan, butuh keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat,sehingga memberikan efek yang maksimal terhadap pengawasan pemilu.

Bawaslu Kota Solok menekankan sosialisasi serta peran aktif seluruh masyarakat untuk memastikan jalannya pengawasan pemilu yang betul-betul maksimal. 

“Sementara, untuk yang terkait dengan netralitas ASN, itu kami sudah dikoordinasikan dengan pihak Pemko Solok, untuk segera diberikan himbauan, supaya netralitas ASN harus dan mesti terjaga,” tutupnya. (*)