POLITIK

Masyarakat Buta Informasi Pilkada, Sosialisasi Masif KPU Solsel Dipertanyakan

0
×

Masyarakat Buta Informasi Pilkada, Sosialisasi Masif KPU Solsel Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.ID- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok Selatan sebagai lembaga yang bertanggung jawab memegang peran dalam penyelenggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada), dinilai masih belum maksimal dalam mensosialisasikan tahapan penyelanggaraan Pilkada Solsel.

Hal ini pernah diutarakan oleh Wakil Ketua DPRD Solsel Periode 2019-2024, Armen Syahjohan, ketika menghadiri peluncuran tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan Tahun 2024 di GOR Supreme bulan Juni lalu.

Menurutnya peningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat, khususnya terkait tahapan Pilkada 2024 tidak maksimal. Dimana menurut Armen, masih banyak masyarakat yang buta akan informasi penyelenggaraan Pilkada tahun ini.

Baca Juga  Diamanahkan Jadi Ketua Pemenangan Milenial, Ulul Azmi Akan Bawa Kemenangan Bagi Pasangan Sasuai

“Saya apresiasi itu (acara peluncuran tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan 2024), namun harapannya tahapan-tahapan pilkada harus tersosialisasi secara menyeluruh, bahkan dari masyarakat itu banyak juga yang tidak tahu kapan waktu pencoblosan,” kata Armen Syahjohan, Senin (24/6).

Armen juga berharap, agar KPU Solsel lebih jeli dan cermat dalam penyelenggaraan pilkada, pihaknya meminta kepada KPU agar menjunjung tinggi netralitas, hal ini demi menjaga timbulnya isu keberpihakan.

Menelusuri lebih lanjut pernyataan tersebut, salah satu tokoh pemuda Kecamatan Sungai Pagu, Rizki (32) menyesalkan ketidaktahuan warga setempat tentang tahapan pilkada yang sudah berlangsung.

Baca Juga  Kunjungi Pasa Ateh dan Bawah, Cawako Ramlan Nurmatias Ingin PKL Naik Kelas

“Padahal tahapan Coklit (Pencocokan dan Penelitian data pemilih) sudah hampir rampung, petugas cuma tanya data, tapi tidak kasih tahu info lengkap tahapannya, cuma sekedar tahu buat pencoblosan Bupati,” kata Rizki, Minggu (25/8).