KAMPUS

Optimalkan Pemanfaatan Limbah Kayu, Dosen PNP Latih Tukang CV. Kurnia Multy Kreasi

7
×

Optimalkan Pemanfaatan Limbah Kayu, Dosen PNP Latih Tukang CV. Kurnia Multy Kreasi

Sebarkan artikel ini
Tim Pengabdian Masyarakat PNP memberikan pelatihan pemanfaatan limbah kayu menjadi mainan edukasi kepada tukang di CV. Kurnia Multy Kreasi, Kamis (29/8). IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Padang (PNP) yang terdiri dari beberapa orang dosen Jurusan Teknik Sipil memberikan pelatihan pemanfaatan limbah kayu menjadi mainan edukasi kepada para tukang di CV. Kurnia Multy Kreasi, Kamis (29/8).

Tim Pengabdian Masyarakat PNP ini diketuai oleh Yan Partawijaya, ST., MT dengan anggota Ir. Oni Guspari, ST., MT dan Wahyu Aktorina ST., MT.

Yan Partawijaya saat diwawancarai Senin (2/9) mengatakan, pengelolaan limbah kayu yang kurang baik akan menimbulkan banyak dampak negatif, salah satunya menyebabkan pencemaran lingkungan.

“Limbah kayu yang tidak dikelola dengan baik dapat menciptakan pencemaran lingkungan. Pembakaran limbah kayu secara tidak terkontrol juga dapat menghasilkan polusi udara dan tanah yang merugikan lingkungan,” ujar Yan Partawijaya.

Di samping itu, terang dia, penumpukan limbah kayu dapat mengganggu keselamatan dalam bekerja, seperti bisa memicu kebakaran, menambah kelembaban ruangan sehingga banyak binatang bisa bersarang.

Baca Juga  Ketum Terpilih HMP TBI UIN IB Paparkan Visi Misi

Kemudian penumpukan limbah kayu ini akan menjadi pemborosan sumber daya. Sementara limbah kayu sesungguhnya adalah sumber daya berharga dan dapat dimaanfaatkan untuk didaur ulang.

Ia mengatakan, pada banyak komunitas, khususnya di daerah pedesaan atau perkotaan yang memiliki industri kayu kecil, limbah kayu seringkali diabaikan dan dibuang begitu saja. Hal ini disebabkan tukang kayu lokal masih kurang memiliki pengetahuan atau keterampilan untuk mengolah limbah kayu menjadi produk yang dapat bernilai ekonomis, di lain sisi permintaan akan mainan anak-anak terus meningkat’

“Hal ini akan menciptakan peluang yang terlewatkan untuk menciptakan produk yang lebih berkelanjutan secara ekonomi dan lingkungan,” ucapnya.

Dikatakannya, pelatihan mengenai pemanfaatan limbah kayu menjadi mainan edukasi anak bagi tukang kayu memiliki potensi untuk memberikan dampak yang signifikan. Dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah kayu, tukang kayu dapat memanfaatkan potensi limbah yang sebelumnya tidak terpakai menjadi produk bernilai tambah.

Baca Juga  7 Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang Siap Berkontribusi di MIN 1 Solok

“Selain itu, hal ini dapat membantu mengurangi jumlah limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, sehingga bisa mengurangi beban lingkungan,”ucapnya.
Yan menambahkan, pelaksanaan program ini berada dalam tanggung jawab ia sebagai ketua tim. Selain itu dalam pelaksanaannya program pengabdian ini dievaluasi oleh pihak internal kampus, yakninya P3M Politeknik Negeri Padang.

“Kegiatan pengabdian ini kami harapkan dapat memberi dampak positif terhadap peningkatan keterampilan dan perekonomian tukang di CV. Kurnia Multy Kreasi. Serta bisa berperan dalam menunjang keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tukasnya. (*)