SUMBAR

Kwarda 03 Sumbar Lantik Mabin dan Pimpinan Saka POM

0
×

Kwarda 03 Sumbar Lantik Mabin dan Pimpinan Saka POM

Sebarkan artikel ini

HARIANHALUAN.ID – Keberadaan Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) sebagai wadah pendidikan dan pembinaan di bidang pengawasan obat dan makanan bagi anggota gerakan pramuka begitu penting. Demikian disampaikan oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy, Senin (9/12).

Audy Joinaldy melantik puluhan Majelis Pembimbing (Mabin) dan Pimpinan Saka POM tingkat daerah, masa bakti 2024–2029 di Aula BBPOM Padang.

“Saka POM juga diharapkan mampu membina, membantu, dan mengembangkan kegiatan yang relevan dengan pengawasan obat dan makanan,” ujar Audy.

Ia menyampaikan, gerakan pramuka yang melekat pada Saka POM sudah selayaknya mampu mandiri sesuai dengan Dasa Darma Pramuka. Selain itu, Saka POM harus menjadi teladan bagi Saka lainnya.Audy meminta pengurus baru, baik dari Mabin maupun pengurus inti Saka segera menyusun program kerja.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Komitmen jadi Pelopor Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia

“Setelah dikukuhkan, kami harap pengurus dapat segera membuat program kerja sehingga anggota Saka POM dapat mendarmabaktikan setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga atau instansi terkait,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia berharap Saka POM menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam pengawasan obat dan makanan.

Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Saka POM, Hilda Murni menjelaskan, Saka POM memiliki tiga krida utama yang dapat dipilih oleh anggotanya sesuai dengan minat dan bakat mereka. Yakni Krida Pengujian Sederhana Obat dan Makanan, Krida Pengawasan Obat dan Makanan, Krida Informasi dan Edukasi Obat dan Makanan.

Baca Juga  Pekerja Pembuat Kaca Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Hilda menjelaskan, hadirnya Saka POM diharapkan mampu memperkuat pengawasan obat dan makanan serta menjadi wadah pengembangan diri bagi anggotanya melalui peningkatan keterampilan dan kecakapan.

“Bersama Saka POM Sumbar, mari kita berperan aktif melindungi masyarakat dari bahaya obat dan makanan yang tidak aman. Anggota Saka POM juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui pengawasan yang lebih baik,” sebutnya.

Ia juga menambahkan, meski baru saat ini dilantik, namun berbagai kegiatan sudah dilakukan.

“Untuk tugas awal setelah resmi dilantik ini, akan dilakukan orientasi tentang kepramukaan sesuai dengan tusi kita. Dalam waktu dekat akan kita lakukan,” pungkasnya. (h/win)