SUMBAR

Bulog Wilayah Sumbar Kembali Salurkan Bantuan Pangan Tahap III

0
×

Bulog Wilayah Sumbar Kembali Salurkan Bantuan Pangan Tahap III

Sebarkan artikel ini
Perum Bulog Wilayah Sumbar kembali menyalurkan beras bantuan pangan tahap tiga kepada 393.120 keluarga penerima manfaat (KPM).
Perum Bulog Wilayah Sumbar kembali menyalurkan beras bantuan pangan tahap tiga kepada 393.120 keluarga penerima manfaat (KPM).

PADANG, HARIANHALUAN.ID– Perum Bulog Wilayah Sumbar kembali menyalurkan beras bantuan pangan tahap tiga kepada 393.120 keluarga penerima manfaat (KPM).

Pemimpin Bulog Wilayah Sumbar, Darma Wijaya, menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan PT POS Indonesia untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar. “Sejak minggu lalu, Perum Bulog Sumbar telah menyalurkan beras bantuan pangan tahap tiga di wilayah kerjanya,” ujar Darma Wijaya di Kota Padang, Provinsi Sumbar.

Bulog Sumbar menargetkan distribusi beras bantuan pangan tahap tiga selesai pekan ini. Menurut Darma, stok beras di gudang Bulog Sumbar saat ini mencapai 17 ribu ton, mencukupi untuk kebutuhan tiga bulan ke depan.

Baca Juga  HUT RI, FIFGROUP Cabang Solok Gelar Berbagai Lomba di Nagari Koto Baru

“Kebutuhan masyarakat, terutama pangan beras, menghadapi hari besar akhir tahun dalam kondisi yang relatif aman dan stabil,” katanya.

Darma juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar secara panik (panic buying) selama periode akhir tahun. “Kami ingin memastikan akhir tahun ini dapat berlangsung dalam kondisi kondusif bagi semua pihak,” imbuhnya.

Darma meminta awak media turut berkontribusi menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat mengenai ketersediaan beras dan langkah pemerintah dalam memastikan distribusi yang adil dan merata.

Baca Juga  Atasi Gangguan Kamtibmas, Nagari Koto Baru Dharmasraya Gelar Musyawarah

“Kolaborasi ini adalah langkah baik untuk memastikan kebaikan bersama, khususnya bagi Provinsi Sumatra Barat,” tegasnya.

Distribusi beras bantuan pangan diharapkan dapat mendukung kestabilan harga dan ketersediaan pangan di masyarakat, terutama menjelang perayaan akhir tahun. (*)