EkBis

Sempat Gagal, Kini Usaha Saung Jamur Hari Hasilkan Omzet Puluhan Juta Rupiah

7
×

Sempat Gagal, Kini Usaha Saung Jamur Hari Hasilkan Omzet Puluhan Juta Rupiah

Sebarkan artikel ini

Media tanam jamurnya (log) merupakan dari bahan yang sangat organik. Terdiri dari serbuk kayu sawmill, dadak padi, kapur pertanian dan jagung halus. Semua bahan tersebut diaduk menjadi satu yang ditambahkan air, lalu difermentasikan selama satu malam. Disterilkan dengan cara dikukus selama delapan jam. Didinginkan, selanjutnya dimasukkan indukan dan diinkubasi selama dua bulan sampai jamurnya mulai keluar. Setelah proses tersebut, log jamur bisa dipasarkan.

Pondok Saung Jamur

Saung Jamur ini tidak hanya memiliki binaan di Kota Padang Panjang saja, namun ia juga sudah memasarkan log jamur di beberapa daerah di Sumatera Barat bahkan sampai ke Pekanbaru. Dimana satu tempat minimal membeli 1.000 log jamur.

Baca Juga  Harga Sembako Stabil di Pasar Pagi Lubuk Lintah

Log jamur ini masa kedaluwarsanya mulai dari enam sampai delapan bulan. Di mana agen-agen jamur yang memesan log ini, akan kembali setelah empat bulan pembelian pertama. Dikarenakan pembuatan log yang memakan waktu dua bulan.

Enam binaan Saung Jamur di Padang Panjang ini, tidak takut bagaimana cara pemasaran hasil jamur yang sudah dipanen.

“Tujuan kita dengan adanya Saung Jamur ini bisa membantu perekonomian masyarakat kita. Jamur yang mereka panen, bisa mereka kembalikan ke kita untuk kita olah dan juga bisa mereka pasarkan sendiri,” tuturnya lagi.

Baca Juga  KORAN HALUAN Hari Ini, Edisi Selasa 1 Agustus 2023

Meminimalisir tumpukan jamur, Saung Jamur juga membuat beberapa produk olahan jamur seperti Jamur Crispy, Nugget Jamur, Abon Jamur dan lainnya. Yang mana produk-produk tersebut juga dipasarkan di beberapa minimarket dan kafe di Padang Panjang.