SUMBARKAB. LIMAPULUH KOTA

Pemkab Lima Puluh Kota Dinilai Tak Serius Wujudkan Program Membuka 10.000 Hektare Lahan Baru

0
×

Pemkab Lima Puluh Kota Dinilai Tak Serius Wujudkan Program Membuka 10.000 Hektare Lahan Baru

Sebarkan artikel ini
Mantan Ketua SPI Sumbar asal Lima Puluh Kota, Sago Indra
Mantan Ketua SPI Sumbar asal Lima Puluh Kota, Sago Indra

HALUANNEWS, LIMA PULUH KOTA – Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lima Puluh Kota untuk membuka lahan baru menaman jagung dan holtikultura seluas 10.000 hektare dipertanyakan mantan Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumbar, Sago Indra.

Pria asal Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, tidak melihat ada upaya nyata dari pemkab untuk memberikan perlindungan terhadap petani, terutama terkait harga di masa panen.

“Kepastian dan jaminan dari pemerintah terkait harga tidak ada. Kita selama ini membebaskan saja kepada mekanisme pasar. Tidak ada jaminan petani untuk harga tetap,” katanya saat dihubungi Harianhaluan.id, Kamis (2/6/2022).

Baca Juga  Persatuan Dokter Gigi Cabang Payakumbuh-Lima Puluh Kota Gelar Muscab

Diakui Sago Indra, untuk saat ini harga jagung memang cukup baik, yaitu diangka Rp5.000 per kilogram. Tapi tidak dapat dipungkiri bahwa di waktu-waktu tertentu harga anjlok cukup tajam bahkan sempat sampai Rp2.000 per kilogram atau bahkan sampai di bawah itu.

“Ketika harga pasar lemah, pemerintah wajib mengintervensi untuk menaikkan harga yang tetap bisa menguntungkan petani. Tidak perlu Rp5.000 atau Rp6.000 seperti sekarang, tapi harganya harus tetap memberikan untung petani,” ujanya.

Baca Juga  Pupuk Organik di Agam Langka, Distan Agam: Manfaatkan Kotoran Ternak

Untuk mewujudkan program membuka lahan baru seluas 10.000 hektare, dia juga mempertanyakan lahan mana yang akan digunakan. “Ketika ada lahan di Pangkalan dan Kapur IX yang ditawarkan kenapa tidak ada tanggapan yang serius dari pemkab,” ujarnya.