WEBTORIAL

Menteri Ketenagakerjaan Narasumber Studium Generale di UNAND

2
×

Menteri Ketenagakerjaan Narasumber Studium Generale di UNAND

Sebarkan artikel ini
Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, Yassierli saat menjadi narasumber Stadium Generale yang digelar oleh Universitas Andalas (UNAND). IST

Ia juga menyoroti pentingnya persiapan menghadapi kondisi dunia kerja yang semakin tidak dapat diprediksi (unpredictable atau VUCA–Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). “AI adalah teknologi yang tidak dapat dihentikan, tetapi bisa diarahkan. Oleh sebab itu, pemikiran kritis dan kreativitas tetap menjadi kebutuhan utama,”ujarnya.

Untuk menghadapi itu ia menyampaikan ada beberapa core skill yang harus dikuasai oleh generasi muda. Paling pertama adalah AI dan big data, namun ini merupakan hardskill yang masih perlu ditunjang dengan berbagai softskill lainnya.

Baca Juga  Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumbar Diperpanjang Hingga 30 September 2025

“Permasalahan utama yang saat ini muncul juga adalah mengenai skill gap terutama soal digital talent. Sebanyak 63 persen perusahaan menyatakan bahwa permasalahan utama terkait digital talent adalah skill gap. Oleh karena itu, perlunya meminimalisir gap yang ada antara calon lulusan dan kebutuhan industri,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Sumbar, kepala daerah, serta unsur pimpinan Universitas Andalas. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh dan siap bersaing di era transformasi digital.

Baca Juga  Festival Padang Pariaman Mauluik Gadang 2025, Upaya Melestarikan Warisan Budaya dan Tradisi Islam,

Studium Generale ini menjadi langkah awal Universitas Andalas dalam membangun generasi yang tidak hanya terampil secara teknologi, tetapi juga unggul dalam keterampilan interpersonal untuk menghadapi tantangan masa depan. (h/adv)