NASIONAL

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Tanggal 1 Februari 2025

0
×

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Tanggal 1 Februari 2025

Sebarkan artikel ini

Bantuan tidak hanya kepada BPBD di tingkat provinsi dan kabupaten, BNPB menyerahkan bantuan kepada 5 kodim dan polres, masing-masing perahu karet dan mesin 40PK sebanyak 1 unit dan pompa alkon 6HP 1.

Dalam percepatan penanganan darurat, BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca dari Lanud Supadio. Operasi berlangsung pada 29 Januari 2025 dengan penyebaran garam 1 ton, dan pada 30 Januari 2025 sebanyak 2 ton.

Sedangkan di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), banjir dan longsor terjadi di sejumlah kabupaten. Banjir Kabupaten Batang berdampak pada 575 KK dan 50 jiwa mengungsi sementara waktu. Banjir dilaporkan belum surut dengan tinggi muka air 30-40 cm. Di Kendal, banjir mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 2.296 KK terdampak. Genangan airu masih terjadi di beberapa titik.

Baca Juga  Sarasehan Disabilitas Bertutur : Partisipasi Aktif Penyandang Disabilitas sebagai Subjek dalam Penanggulangan Bencana

Di Grobogan, Jateng, warga yang rumahnya hanyut masih berada di pengungsian di Balai Desa Baturagung dan tempat ibadah setempat. Kejadian ini berdampak pada 18.930 KK.

Sedangkan di Kabupaten Demak, banjir berdampak pada 4.919 KK (12.870 jiwa). Kondisi terkini 7 desa di 2 kecamatan masih tergenang air setinggi 20 hingga 40 cm.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi bahaya hidrometeorologi selama puncak musim hujan. Peringatan dini cuaca terpantau pagi hingga siang waktu setempat berpotensi di wilayah Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku dan Papua. (*)

Baca Juga  Gempa Bumi M6.2 Guncang Kabupaten Aceh Barat Daya, Tidak Berpotensi Tsunami