“Alhamdulillah, Wali Nagari Lareh Nan Panjang adalah satu-satunya yang terpilih dari Padang Pariaman. Ini adalah pencapaian luar biasa yang dapat dijadikan contoh bagi kepala desa lainnya,” ucap Muskinta.
Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi kepala desa lainnya untuk berpartisipasi dalam program pemberdayaan hukum di tingkat nagari.
Meningkatkan Sinergi untuk Keamanan dan Ketertiban Nagari
Dr. Alpius, Kakanwil Hukum dan HAM Sumbar, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pertemuan ini.
“Saya bangga bisa bertemu langsung dengan para pemimpin nagari yang memiliki komitmen tinggi terhadap pembinaan hukum. Kita perlu menjadikan ini sebagai momentum untuk menciptakan nagari yang lebih tertib dan damai,” kata Alpius.
Alpius juga menekankan pentingnya komunikasi yang terus menerus antara pemerintah dan wali nagari untuk mendorong sinergi dalam meningkatkan layanan hukum kepada masyarakat.
Ia berharap, dengan adanya alumni PJA yang sudah terlatih, kepala desa lainnya bisa meniru dan mengimplementasikan hal-hal positif yang telah dilakukan oleh Wali Nagari Lareh Nan Panjang.
“Nagari yang sadar hukum akan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat, termasuk bagi investasi yang akan masuk ke daerah kita,” ujar Alpius.





