PASAMAN BARAT

Gedung Perpustakaan Daerah Pasaman Barat Diresmikan 

0
×

Gedung Perpustakaan Daerah Pasaman Barat Diresmikan 

Sebarkan artikel ini

PASBAR, HARIANHALUAN.ID – Gedung megah perpustakaan daerah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebesar Rp10 miliar diresmikan Wakil Bupati Risnawanto, Selasa (18/2/2025). 

Dalam peresmian tersebut juga hadir Forkopimda Pasbar, diantaranya Kapolres AKBP Agung Tribawanto, Wakil DPRD Supriyono, Kemenag, perwakilan Kejaksaan, OPD dan stakeholder terkait lainnya.

Menurut Wakil Bupati Risnawanto bahwa kehadiran gedung layanan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat, ini merupakan wujud dari komitmen Pemerintah Kabupeten Pasaman Barat melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam upaya meningkatkan intelektualitas masyarakat, yang pada ujungnya nanti berdampak pada peningkatan taraf hidup, serta kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

Baca Juga  Pemkab Pasbar Targetkan Peserta Jamsostek Capai 51,4 Persen Tahun Ini

“Untuk itu, saya memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat beserta jajaran, serta semua pihak dan unsur yang terlibat dalam rangkaian proses kegiatan, mulai dari awal sampai pada hari ini diresmikannya gedung layanan perpustakaan ini,” katanya.

Ia menambahkan, perpustakaan memiliki peran serta kontribusi besar dalam membangun sumber daya manusia, sebagaimana mandat UUD 1945. Maka perpustakaan harus hadir dalam upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat.

“Oleh karena itu, eksistensi perpustakaan perlu diberdayakan dan dikembangkan. Perpustakaan harus mampu untuk diperhatikan, beradaptasi dengan perkembangan, serta dinamika yang terjadi dan menjadi penggerak transfer pengetahuan,” ujar Risnawanto.

Baca Juga  Usung Beberapa Kegiatan, Pasaman Barat Gelar Rapat Lanjutan Persiapan HUT Ke-19

Kemudian, lanjutnya, hadirnya gedung layanan perpustakaan ini dengan segenap fasilitas yang disediakan diharapakan mampu menjadi daya tarik masyarakat untuk berkunjung. Tidak hanya sekedar membaca, tetapi juga berkegiatan.

“Mari jadikan perpustakaan sebagai tempat beraktifitas yang inklusif dan menjadi episentrum tumbuhnya inovasi dan kreatifitas masyarakat,” katanya.