“Kita berharap pertemuan ini betul akan bisa membantu asta protas ini bisa tercapai dengan semaksimal mungkin,” imbuh Kakanwil.
Asta Protas itu diantaranya, meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan, penguatan ekoteologi, layanan keagamaan berdampak, mewujudkan pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi, pemberdayaan pesantren, pemberdayaan ekonmi umt, sukes hai dan digitalisasi tata kelola.
Pertemuan singkat ini juga diwarnai dengan diskusi, dimana, pimpinan Ormas mengusulkan Kementerian Agama menerbit regulasi tentang penggunaan handphone bagi pelajar.
Sebab, penggunaan handphone oleh generasi penerus ini sangat berdampat terhadap prilaku. Hal ini disambut baik oleh Kakanwil, apalagi saat ini penyakit masyarakat, seperti balap liar, tawuran antar pelajar, judi online dan LGBT sudah sangat meresahkan masyarakat. Ia mengajak pimpinan Ormas untuk bersama-sama meminimalisir hal itu.
“Kami mengajak Ormas Islam untuk bersama-sama Kementerian Agama memberantas penyakit masyarakat terutama tauran bagi pelajar dan balap liar. Karena ini sudah sangat mengganggu keamanan dan kenyamanas masyarakat,” tutur Mahyudin.
Kegiatan silaturahmi ini juga dihadiri Kepala Bidang bersama 30 orang pimpinan Ormas Islam. (*)





