NASIONAL

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Tanggal 25 Maret 2025

1
×

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Tanggal 25 Maret 2025

Sebarkan artikel ini
Banjir yang terjadi sejak Sabtu (22/3) yang lalu di Kabupaten Lembata dilaporkan telah surut pada Senin (24/3) dan menyisakan material berupa batuan dan lumpur. Foto: BPBD Kabupaten Lembata

Selain dua kejadian bencana teranyar di atas, BNPB turut mengeluarkan pembaruan dari beberapa kejadian yang telah terjadi sebelum-sebelumnya.

Banjir dan tanah longsor yang sempat melanda Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara pada Jumat (21/3) yang lalu sudah surut total pada Senin (24/3). Banjir tercatat sempat menggenangi Kecamatan Tumpaan, Amurang Barat, Tatapaan dan Tenga. Sedikitnya 153 kepala keluarga dan 153 unit rumah terdampak. BPBD setempat saat kejadian langsung menuju lokasi untuk lakukan penanganan dan pemberian bantuan logistik.

Sementara itu untuk peristiwa longsor, berdampak pada 13 kecamatan dan 61 kepala keluarga serta 61 unit rumah warga. Hingga kini BPBD Kabupaten Minahasa Selatan masih lakukan penanganan dan berkoordinasi bersama aparat terkait untuk menjalankan langkah-langkah selanjutnya.

Baca Juga  BNPB Ekspos Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Hingga 20 Januari 2025

Beralih ke Nusa Tenggara Timur, banjir yang terjadi sejak Sabtu (22/3) yang lalu di Kabupaten Lembata dilaporkan telah surut pada Senin (24/3). Banjir ini selain menggenangi 12 unit rumah, juga merendam 38 hektar lahan pertanian dan perkebunan. Lokasi terdampak ialah Desa Tapolangu di Kecamatan Lebatukan dan Desa Nilanapo di Kecamatan Omesuri. BPBD setempat bersama masyarakat melakukan pembersihan material lumpur dan pasir akibat yang terbawa saat banjir terjadi.

Menanggapi masih sering terjadinya bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang, serta prakiraan cuaca yang masih berpotensi turun hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi serta angin kencang di sejumlah wilayah di Indonesia pada pekan terakhir bulan Maret ini.

Baca Juga  OMC Hari Kedua, Wilayah Jabodetabek Tidak Turun Hujan

BNPB senantiasa mengimbau kepada seluruh pemangku kebijakan di daerah dan masyarakat untuk rutin melakukan pembersihan drainase dan sungai agar aliran air dapat mengalir dengan baik, tidak sampai meluap. Kemudian bagi wilayah yang sedang dilanda angin kencang, agar masyarakat tidak berlindung di dekat pohon yang lapuk dan papan reklame, dikhawatirkan akan tertimpa akibat angin kencang yang menerjang.