UTAMA

Mewujudkan Sumbar Sebagai Lumbung Pangan Nasional : Irigasi Hingga Alih Fungsi Lahan Masih Jadi Persoalan

1
×

Mewujudkan Sumbar Sebagai Lumbung Pangan Nasional : Irigasi Hingga Alih Fungsi Lahan Masih Jadi Persoalan

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy

PADANG, HARIANHALUAN.IDWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy menyatakan komitmennya untuk menjadikan Sumbar tersebut sebagai lumbung pangan nasional sekaligus pelopor penerapan ekonomi hijau.

Program ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian dan pelestarian lingkungan. “Kami melihat potensi besar Sumbar untuk berkontribusi signifikan pada ketahanan pangan nasional sambil mempertahankan prinsip pembangunan berkelanjutan,” ujar Vasko, Selasa (25/3).

Dalam paparannya, Wagub Sumbar mengidentifikasi sejumlah isu strategis yang menjadi tantangan sektor pertanian di provinsi tersebut. Beberapa di antaranya seperti fenomena berkurangnya lahan pertanian produktif, sistem irigasi yang belum memadai, serta keterbatasan akses petani terhadap teknologi mutakhir dan pembiayaan usaha tani. Perubahan iklim juga disoroti sebagai faktor signifikan yang menyebabkan hasil pertanian menjadi tidak stabil akibat meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem dan bencana alam.

Baca Juga  13 Ribu-an Mustahik di Agam Terima Bantuan Baznas Pada Tahun 2023

Sementara dalam penerapan ekonomi hijau, Vasko menekankan masih minimnya regulasi pendukung dan terbatasnya investasi di sektor energi terbarukan. “Kesadaran masyarakat tentang pentingnya memadukan pembangunan ekonomi dengan kelestarian lingkungan juga masih perlu ditingkatkan,” katanya.

Untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut, Vasko Ruseimy mengaku telah menyusun serangkaian strategi komprehensif yang akan diimplementasikan dalam waktu dekat. “Di sektor pertanian, langkah konkret yang akan diambil adalah pengalokasian 10 persen dari total APBD Sumbar untuk pengembangan sektor pertanian,” katanya.

Baca Juga  Pesisir Selatan Porak-Poranda, Bupati Hendrajoni Ungkap Kerusakan Rp1,43 Triliun di Hadapan Mendagri

Dana tersebut nantinya, kata Vasko, akan difokuskan pada upaya peningkatan produksi, pengembangan industri hilir pertanian, serta penyediaan asuransi usaha tani sebagai jaring pengaman bagi para petani.