“Siapa saja boleh impor. Mau impor apa, silakan buka saja. Bikin kuota-kuota, abis itu perusahaan A, B, C, D yang hanya ditunjuk. Enak saja,” ujarnya. (*)
Baca Juga Kunjungi Diktuba di Sepolwan, Irwasum Polri Ingatkan Calon Polwan Terus Kembangkan Potensi
WhatsApp Channel Harian Haluan
+ Gabung





