LIFESTYLE

Penerapan IoT dan AI di Smart Factory, Telkomsel dan PT Pegaunihan Technology Indonesia Jalin PKS

2
×

Penerapan IoT dan AI di Smart Factory, Telkomsel dan PT Pegaunihan Technology Indonesia Jalin PKS

Sebarkan artikel ini
PT Pegaunihan Technology Indonesia
Telkomsel dan PT Pegaunihan Technology Indonesia resmi menandatangani PKS untuk menghadirkan solusi 5G terkini yang mendukung implementasi AI dan IoT tingkat tinggi di fasilitas manufaktur cerdas (Smart Factory) di Batam. IST

Di acara peresmian Smart Factory tersebut, Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian RI, Setia Diarta menyatakan, pihaknya mengapresiasi langkah konkret Telkomsel dan Pegatron dalam menghadirkan teknologi digital berbasis konektivitas 5G, untuk mempercepat transformasi di sektor manufaktur.

“Sektor ini merupakan pilar strategis perekonomian Indonesia dan transformasinya sangat krusial untuk memastikan daya saing nasional di tingkat global. Pemerintah akan terus mendorong kemitraan serupa, agar seluruh sektor industri termasuk manufaktur dapat memanfaatkan teknologi terkini secara optimal demi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Ia mengatakan, teknologi 5G Telkomsel diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong utama transformasi industri manufaktur. Dalam 2025 Manufacturing Industry Outlook, Deloitte menempatkan 5G bersama cloud dan generative AI , sebagai tiga teknologi dengan ROI (return on investment) tertinggi bagi pelaku manufaktur.

Baca Juga  Hadirkan Creativity Insight Bersama Dennis Adhiswara, Telkomsel Gelar Webinar Edutalk untuk Mahasiswa UIR

Lebih dari sepertiga produsen industri juga berencana mengadopsi 5G dalam satu hingga tiga tahun ke depan. Dengan konektivitas yang andal dan latensi rendah, 5G private network memungkinkan integrasi ribuan sensor dan mesin secara real-time, mendukung otomasi, analitik, serta optimalisasi kualitas, efisiensi biaya dan pemeliharaan prediktif.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam menjelaskan, menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dan Pegatron di Mobile World Congress (MWC) 2025 Barcelona Maret lalu, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung akselerasi transformasi digital sektor manufaktur di Indonesia.

Melalui solusi 5G Private Network yang kami rancang secara khusus, PT Pegaunihan Technology Indonesia dapat meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas dan daya saing untuk Smart Manufacturing di era Industri 4.0.

Baca Juga  Kuota Melimpah, Telkomsel Hadirkan Paket Eksklusif Surprise Deal Spesial Imlek

“Mengedepankan peran Telkomsel sebagai product powerhouse Telkom Group bagi pelanggan enterprise/bisnis (B2B), kami berharap inisiatif ini turut memperkuat ekosistem manufaktur nasional dan mendorong kemajuan teknologi di Indonesia,” ujarnya.

Strategi jangka panjang Pegatron mencakup kecerdasan buatan (AI), inovasi pekerjaan masa depan, peningkatan daya saing bisnis, kemitraan strategis dan restrukturisasi organisasi. Kolaborasi dengan Telkomsel menjadi contoh nyata dari komitmen strategi ini terhadap kemitraan berorientasi masa depan yang mempercepat kemajuan digital. 

Smart Factory ini juga mengedepankan orientasi pelanggan, kinerja, keberlanjutan, kerja sama tim, kreativitas, analisis masalah untuk pengambilan keputusan, serta keterlibatan bisnis yang proaktif.