POLITIK

Senator Muslim M. Yatim Serukan Aksi Nyata untuk Palestina di Aksi Solidaritas Sumbar

0
×

Senator Muslim M. Yatim Serukan Aksi Nyata untuk Palestina di Aksi Solidaritas Sumbar

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Ribuan warga Sumbar memadati halaman kantor Gubernur Sumbar, Minggu (4/5/2025), dalam aksi solidaritas bertajuk Sumbar Bersama Palestina. Aksi damai ini menjadi wadah bagi masyarakat lintas usia dan kalangan untuk menunjukkan kepedulian terhadap nasib rakyat Palestina.

Acara diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi masyarakat Islam, mahasiswa, pelajar, hingga anggota DPRD, DPR RI, dan DPD RI. Mereka kompak menyuarakan dukungan untuk kemerdekaan Palestina dan menuntut diakhirinya penjajahan di tanah suci tersebut.

Salah satu tokoh yang turut hadir adalah Senator DPD RI asal Sumbar, H. Muslim M. Yatim. Dalam orasinya, Buya Muslim menegaskan pentingnya konsistensi umat Islam, khususnya di Indonesia, dalam mendukung perjuangan Palestina.

Baca Juga  Sore ini, Group Band Tipe-X akan Guncang Dharmasraya

“Kita tidak cukup hanya bersedih atau mengecam. Kita harus mengambil peran, sekecil apa pun. Suara kita, langkah kita, bahkan belanja kita, semua bisa diarahkan untuk menolak penjajahan,” katanya di hadapan ribuan peserta aksi.

Muslim M. Yatim juga menyampaikan bahwa isu Palestina adalah isu kemanusiaan yang harus terus disuarakan di berbagai forum, baik nasional maupun internasional. Ia mengajak masyarakat Sumbar untuk tidak berhenti menyuarakan dukungan hingga Palestina benar-benar merdeka.

Aksi Sumbar Bersama Palestina ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap masyarakat Sumbar yang memuat 10 poin dukungan, serta doa bersama untuk keselamatan rakyat Palestina.

Baca Juga  33 Panwaslucam Kabupaten Pasaman Barat Dilantik

Suasana khidmat mewarnai akhir kegiatan, dengan harapan agar semangat perjuangan ini terus bergema dari Ranah Minang ke seluruh penjuru dunia. (h/fdi)

Teks Foto : Muslim M Yatim saat orasi dalam aksi solidaritas bertajuk Sumbar Bersama Palestina, Minggu (4/5/2025). IST