PADANG, HARIANHALUAN.ID – Pelajari strategi mengatasi efisiensi anggaran, pimpinan dan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta lakukan kunjungan monitoring ke DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Ketua DPRD DKI, Khairuddin mengatakan, pihaknya ingin mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Sumbar dalam mencarikan solusi atas permasalahan efisiensi anggaran.
“Kondisi daerah berbeda, karena ada ketergantungan dengan dana transfer pusat antara 70-90 persen. Hal ini perlu disuarakan oleh DPR RI demi NKRI. Kami DPRD DKI juga akan menyuarakan persoalan efiensi anggaran ini ke DPR RI,” kata Khairuddin dalam pertemuan yang diterima oleh anggota DPRD Provinsi Sumbar, Daswanto dan Irsyad Syafar di ruang kerja Sekretaris DPRD Provinsi Sumbar, beberapa hari lalu.
Dikatakan Khairuddin, selaku pengurus Asosiasi DPRD se-Indonesia, ia berupaya menyuarakan kondisi yang dialami oleh DPRD seluruh Indonesia. “Kita akan bersurat. Suara teman-teman akan kita bawa di DPR RI,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, dalam waktu dekat DPRD DKI Jakarta akan membahas RKPD kemudian Perubahan APBD.
“Ini semua sangat penting saling berbagi informasi agar anggaran yang akan kita sepakati bersama bisa mengantisipasi dari semua kenyataan yang kita hadapi bersama,” jelasnya.
Khairuddin menjelaskan, selain ke DPRD Provinsi Sumbar, Banggar DKI Jakarta juga melakukan kunjungan kerja ke DPRD Yogyakarta dan Batam. Tujuan kunjungan kerja tersebut sama, yaitunya untuk untuk mengetahui seberapa besar dampak efisiensi anggaran terhadap kinerja sesuai dengan karakteristik daerah bersangkutan.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumbar, Irsyad Syafar mengatakan, efisiensi anggaran berpengaruh terhadap fungsi pengawasan anggota dewan. Dalam hal ini, Irsyad Syafar berharap DPRD DKI Jakarta bisa bersama-sama menyuarakan persoalan yang ada ke DPR RI. (*)





