PASAMAN, HARIANHALUAN.ID-Politisi Sabar AS mengaku sungguh banyak kenangan dan pengalaman yang tidak terlupakan selama dipercaya memimpin Kabupaten Pasaman, baik dalam kapasitas sebagai wakil bupati ataupun bupati.
“Rangkaian kenangan dan pengalaman itu Insya Allah akan tetap terbawa dan teringat di mana pun kelak kami berada,” ujar Sabar AS.
Berakhirnya masa jabatan Bupati Pasaman Sabar AS usai dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Pasaman terpilih, yaitu Welly Suhery dan Parulian Dalimunte di Padang hari ini, Jumat (30/5).
Menurut Sabar AS, rangkaian kenangan dan pengalaman yang panjang selama memimpin Pasaman tersebut akan menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi dirinya, termasuk dalam menjalani tugas dan pengabdian baru di tempat lain.
“Termasuk pengalaman tentang betapa tidak mudahnya memimpin daerah,” tambah mantan aktivis mahasiswa itu.
Sabar AS teringat episode ia memimpin Pasaman mendampingi Bupati Bennny Utama saat Covid-19 tengah melanda dunia.
“Oleh karena Covid-19, kita terpaksa melakukan sejumlah pengetatan, termasuk mengalihkan anggaran. Sesuatu yang tidak mudah, tapi pada akhirnya kita berhasil melaluinya dengan baik,” katanya.
Dari serangkaian panjang buah karyanya untuk Pasaman, baik dalam kapasitas sebagai wakil bupati maupun bupati, menurut Sabar AS, yang paling ia banggakan adalah keberhasilannya menarik investasi untuk daerah ini.
Investasi dimaksud adalah investasi pengolahan energi panas bumi oleh PT. Medco Geothermal di Kecamatan Bonjol. Sejak beberapa waktu belakangan, PT Medco Geothermal sudah mulai melakukan kegiatan.
Menurut Bupati Sabar AS, sebelum PT Medco Geothermal memulai kegiatan investasi di daerah ini, Pasaman termasuk daerah yang punya stigma negatif tentang investasi.
“Citra Pasaman saat itu kurang baik terkait investasi,” sebutnya.
Tapi, tambah mantan anggota DPRD Sumbar tiga periode itu, dengan masuknya PT Medco mengelola energi panas bumi di Kecamatan Bonjol, maka stigma tidak baik itu menjadi hilang dengan sendirinya.
Sabar AS mengaku, betapa sangat berartinya investasi itu bagi Pasaman.
“Karena akan berperan penting mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, dan membuka sentra-sentra ekonomi baru di Pasaman,” ujar Sabar AS.
Tidak hanya sampai di sana, sambung Sabar AS, kegiatan investasi juga akan membuka peluang kerja baru dan kesempatan berusaha bagi masyarakat.
“PAD Pasaman juga akan terdongkrak dengan sendirinya kedepan,” ungkap Sabar AS. (*)





