PADANG

Salat Idul Adha di PT Semen Padang, Khatib Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim

0
×

Salat Idul Adha di PT Semen Padang, Khatib Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim

Sebarkan artikel ini
Ribuan jamaah memadati Lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Jumat (6/6), untuk menunaikan Salat Idul Adha 1446 H. IST

Keteladanan dan Pengorbanan Nabi Ibrahim

Dalam khutbah bertajuk “Meneladani Nabi Ibrahim AS dalam Perjuangan dan Pengorbanan”, Ustaz Fardi Rahman menggambarkan perjalanan hidup Nabi Ibrahim sebagai sosok teladan dalam dakwah, kesungguhan, dan pengorbanan demi meraih ridha Allah SWT.

Ia menuturkan, berbagai ujian yang dihadapi Nabi Ibrahim—dari keluarganya yang menyembah berhala, konfrontasi dengan Raja Namrud, hingga perintah menyembelih anaknya, Ismail—menjadi bukti pertolongan Allah bagi hamba-Nya yang istiqamah dan berserah diri.

Tiga momen utama disorot dalam khutbah tersebut. Pertama, perjuangan Nabi Ibrahim melawan kesyirikan dan tirani, termasuk peristiwa pembakaran oleh Namrud yang justru menjadi mukjizat ketika api menjadi dingin dan menyelamatkannya.

Baca Juga  Tiga Rumah Terbakar di Pampangan, Semen Padang Serahkan Bantuan Sembako

Kedua, kisah penyembelihan Ismail yang menunjukkan kepatuhan total kepada Allah. Saat Nabi Ibrahim hendak menyembelih putranya, pisau tak mampu melukai leher Ismail. Allah kemudian menggantinya dengan seekor domba jantan sebagai bentuk kasih sayang dan ujian keimanan.

“Peristiwa kurban ini menjadi simbol ketaatan dan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah SWT,” ujar Ustaz Fardi.

Ketiga, perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk membangun Ka’bah dan menyeru umat manusia agar menunaikan ibadah haji. Seruan itu dikabulkan Allah hingga terdengar ke seluruh penjuru dunia, bahkan oleh generasi yang belum lahir.

Baca Juga  PLN UIW Sumbar Bagikan Daging Kurban untuk Masyarakat di Daerah Terpencil dan Terluar

“Kisah Nabi Ibrahim mengajarkan kita pentingnya memiliki salimul aqidah (akidah yang lurus) dan matinul khuluq (akhlak yang kokoh). Kita diajak menjadi pribadi yang siap berkorban dan senantiasa menegakkan nilai-nilai Islam,” tutup dai yang dikenal luas di Sumatera Barat ini. (*)