PENDIDIKAN

Kadisdik Sumbar Lepas 40 Siswa SMK Kesehatan Genus Prakerin ke dalam dan Luar Negeri

0
×

Kadisdik Sumbar Lepas 40 Siswa SMK Kesehatan Genus Prakerin ke dalam dan Luar Negeri

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Barlius, MM, secara resmi melepas 40 siswa dari Kompetensi Keahlian Farmasi dan Keperawatan SMK Kesehatan Genus Sumbar untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin), Senin (23/6), di Hotel Pangeran City, Padang.

Para siswa tersebut akan menjalani prakerin selama enam bulan di berbagai institusi kesehatan seperti rumah sakit, klinik, apotek, dan panti jompo yang tersebar di Sumatera Barat serta di luar negeri, yaitu Malaysia dan Thailand.

Dalam arahannya, H. Barlius menyampaikan bahwa kegiatan prakerin bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu teori yang diperoleh di sekolah dengan praktik langsung di dunia kerja. Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga membuka peluang kerja bagi siswa di tempat mereka magang.

Baca Juga  Polres Pasbar Wujudkan Swasembada Pangan, di Halaman Mako Polsek Pasaman

“Saya mengapresiasi langkah kepala sekolah dan yayasan yang telah menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan industri, baik di dalam maupun luar negeri. Ini merupakan upaya konkret dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap kerja,” ujar Barlius.

Sementara itu, Pemerintah Kota Padang yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik menyambut baik keberadaan SMK Kesehatan Genus di Padang. Ia menilai keberadaan sekolah tersebut turut berkontribusi terhadap perekonomian lokal.

“Para siswa yang kost dan tinggal di Padang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pemerintah Kota akan terus menjaga kerja sama yang telah terjalin melalui MoU sejak dua tahun lalu bersama mantan Wali Kota Padang, Hendri Sapta,” ujarnya.

Baca Juga  Dosen PNP Beri Pemahaman Pemodelan BIM di SMKN 5 Padang

Kepala SMK Kesehatan Genus Sumbar, Rina, SSi, MM, dalam laporannya memaparkan sejumlah prestasi siswa baik di bidang akademik maupun non-akademik, termasuk prestasi di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat provinsi dan nasional.