Laporan ketiga, banjir terjadi di Kabupaten Serang, Provinsi Banten pada Selasa (1/7). Wilayah terdampak berada di Desa Bandulu Kecamatan Anyer, peristiwa ini dilaporkan memaksa 3 KK mengungsi di Mushola Madrasah Nurul Aulad. Kaji cepat mencatat, 40 rumah dan 2 fasilitas ibadah terdampak banjir. Pantauan visual terkini hingga Selasa (1/7) banjir masih belum surut. Ketinggian air berkisar antara 2- hingga 40 sentimeter.
Selain banjir, laporan mengenai kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga berhasil dihimpun. Karhutla dilaporkan melanda wilayah Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah. Titik api dilaporkan muncul pada Selasa (1/7) pukul 12.15 WIB.
Adapun wilayah terdampak berada di Desa Sungai Cabang Barat Kecamatan Pantai Lunci. Lahan tebakar mencapai 3,5 hektare yang terdiri dari vegetasi ilalang, semak belukar, pakis dan sawit. Upaya pemadaman juga telah dilakukan BPBD bersama manggala agni dengan menggunakan jet shooter atau pompa punggung. Api berhasil dipadamkan pada Selasa (1/7) pukul 14.30 WIB.
Lebih lanjut, karhutla juga terjadi di wilayah Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Kepulan asap dilaporkan terlihat pada Selasa (1/7) pukul 15.30 WIB. Luas lahan terbakar mencapai 2 hektare yang berada di Desa Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara. Dua unit mesin jinjing digunakan untuk pemadaman oleh tim BPBD Ogan ilir. Sebagian besar api sudah berhasil dipadamkan, menyisakan satu titik api yang masih belum terjangkau. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyidikan oleh pihak berwajib.
Prakiraan Cuaca Dua Hari Ke Depan dan Potensi Risiko Bencana
Dalam dua hari ke depan pada tanggal 2 hingga 3 Juli 2025, sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga hujan ringan hingga sedang. Namun, beberapa wilayah memiliki potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Sumatera bagian barat dan utara seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Potensi cuaca ekstrem juga diperkirakan terjadi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, dan Papua Pegunungan, serta di wilayah selatan Jawa seperti Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Barat bagian utara.





