Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
SUMBAR

Polda Sumbar Siap Pecahkan Rekor MURI

0
×

Polda Sumbar Siap Pecahkan Rekor MURI

Sebarkan artikel ini
Kegiatan penanaman jagung serentak yang digelar di lahan perhutanan sosial Kampung Tangah, Kelurahan Padang Sarai, Kota Padang Rabu, (9/7) kemarin. FAUZI

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Polisi Daerah (Polda) Sumbar tengah bersiap mencatatkan sejarah baru dalam gerakan swasembada pangan nasional. Pada tanggal 24 Juli mendatang, Polda Sumbar  akan menggelar  aksi pemecahan  rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk penanaman jagung terbanyak di Indonesia di atas lahan seluas 500 hektare.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkapkan, kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolis, tetapi sebuah langkah nyata dan terukur dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Langkah ini menjadi kelanjutan dari kegiatan penanaman jagung serentak kuartal tiga  yang telah digelar pada tanggal 9 Juli 2025 kemarin  di lahan perhutanan sosial Kampung Tangah, Kelurahan Padang Sarai, Kota Padang,” ujarnya kepada Haluan Kamis (10/7).

Baca Juga  15.181 KPM Warga Dharmasraya Terima BLT BBM

Sebelumnya, kegiatan yang digelar secara nasional tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melalui konferensi virtual, serta diikuti oleh Menteri Pertanian, Menteri Kehutanan, dan seluruh Polda se-Indonesia.

Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari kontribusi Polri dalam mewujudkan Asta Cita” Presiden Prabowo Subianto. Khususnya dalam misi swasembada pangan.  “Kami tidak ingin sekadar menjadi penonton dalam agenda besar bangsa ini. Polri hadir dan bekerja nyata untuk memastikan masyarakat sejahtera melalui pertanian,” tegasnya.

Baca Juga  Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar :  Generasi Muda Harus Waspadai Ancaman Teknologi

Menurut Irjen Gatot, hingga kini, Polda Sumbar telah mengelola lahan jagung seluas 616 hektare, dengan 597 hektare di antaranya telah tertanami. Hasil panen dari dua kuartal sebelumnya bahkan berhasil menembus angka 926 ton “Ini bukan hanya soal angka, tapi soal bagaimana Sumbar bisa menjadi penyangga pangan bagi provinsi sekitar,”ujarnya. (*)