OLAHRAGA

Atlantis Basketball Club, dari Komunitas Pinggir Lapangan hingga Jadi Akademi Berbadan Hukum

0
×

Atlantis Basketball Club, dari Komunitas Pinggir Lapangan hingga Jadi Akademi Berbadan Hukum

Sebarkan artikel ini
Atlantis Basketball Club
Para pemain Atlantis Basketball Club sedang menggelar latihan. Atlantis Basketball berawal dari komunitas dan kemudian berubah menjadi tempat pembinaan bibit pemain basket. Dana

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Berawal dari sekumpulan pecinta olahraga bola basket yang rutin bermain di Lapangan Samudera, Atlantis Basketball Club kini menjelma menjadi salah satu akademi basket muda yang berkembang pesat di Kota Padang.

Didirikan pada tahun 2023, klub ini menjadi wadah pembinaan bagi ratusan anak muda berbakat di bawah naungan resmi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).

Ketua Umum Atlantis Basketball Club, Riki Salim, menceritakan bahwa cikal bakal klub ini bermula dari komunitas kecil yang ikut berkompetisi di ajang Garuda Cup pada akhir 2022, saat itu tanpa pelatih dan pengalaman kompetitif yang memadai.

Baca Juga  Kalahkan Liverpool 0-1, Real Madrid Juara Liga Champions UEFA 2022

“Waktu itu, kami hanya bermain untuk bersenang-senang. Tapi setelah ikut Garuda Cup dan tidak menang satu kali pun, kami mulai sadar perlu persiapan lebih serius,” ujar Riki kepada Haluan, Senin (14/7/2025).

Kekecewaan yang dirasakan justru menjadi pemicu untuk memperbaiki diri. Salah satu pemain bahkan mengusulkan agar tim mendatangkan pelatih untuk persiapan Garuda Cup 2023. Namun, untuk bisa berpartisipasi, klub harus memiliki legalitas resmi dari Perbasi.

“Kami akhirnya mengurus legalitas dan secara resmi membentuk tim Atlantis. Tapi sayangnya, turnamen itu menjadi yang terakhir karena mayoritas anggota sudah tidak bisa lagi aktif karena faktor usia,” ucap Riki.

Baca Juga  Makin Gacor! Jakarta Elektrik PLN Optimis ke Putaran Final Usai Sentrum Popsivo Polwan 3-0

Meski para pemain awal memutuskan pensiun, legalitas resmi yang telah dimiliki tidak disia-siakan. Pada Januari 2024, Riki dan rekan-rekannya mendirikan Atlantis Basketball Academy sebagai wadah pembinaan bagi generasi muda.

“Sayang kalau hanya berhenti. Maka kami sepakat mendirikan akademi untuk regenerasi, agar nama Atlantis tetap hidup,” ujarnya.

Kini, Atlantis Basketball Academy telah memiliki lebih dari 100 siswa dengan rentang usia 5 hingga 17 tahun. Meski baru berdiri satu tahun, akademi ini menunjukkan perkembangan yang pesat dan aktif mengikuti berbagai turnamen.