PERISTIWA

Rombongan Mahasiswa dan Wali Nagari Hilang Kontak di Pauh Sangik Ditemukan Selamat, Beberapa Alami Cidera

5
×

Rombongan Mahasiswa dan Wali Nagari Hilang Kontak di Pauh Sangik Ditemukan Selamat, Beberapa Alami Cidera

Sebarkan artikel ini
Hilang Kontak

LIMA PULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID – Setelah sempat dilaporkan hilang kontak sejak Kamis (31/7/2025) sore, rombongan mahasiswa KKN Unand dan pemuda, termasuk Wali Nagari Pauh Sangik, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Wali Nagari Batuhampar, Asra Arafat, menyampaikan bahwa pihaknya bersama masyarakat segera bergerak cepat setelah menerima laporan hilangnya sejumlah orang dalam kegiatan tracking di kawasan perbukitan Nagari Pauh Sangik, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung menggelar rapat koordinasi bersama BPBD, kepolisian dan tim SAR, untuk melakukan pencarian. Sejak Magrib dan Isya tadi malam, dua rombongan masyarakat telah bergerak menyusul ke lokasi,” ujar Asra Arafat, Kamis malam.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Singgah Sahur di Taratak Tangah

Baca Juga: Puluhan Orang Dilaporkan Hilang Kontak saat Tracking di Nagari Pauah Sangik, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Informasi terkini dari tim lapangan menyebutkan, rombongan yang hilang berhasil ditemukan di kawasan Tambulun, yang berjarak sekitar setengah hingga satu jam dari tepi bukit menuju permukiman warga. Mereka telah bertemu dengan dua tim pencari yang sebelumnya dikirim untuk membantu evakuasi.

“Alhamdulillah, rombongan sudah ditemukan. Namun ada beberapa yang mengalami cidera, sehingga proses turun ke nagari agak lambat,” katanya.

Baca Juga  KPU Padang Usulkan 57 Miliar Anggaran Pilkada 2024

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat turut ambil bagian dalam pencarian. Posko koordinasi pencarian dipusatkan di Kantor Wali Nagari Pauh Sangik.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi korban cidera masih berlangsung. Petugas medis disiapkan untuk memberikan penanganan lebih lanjut begitu rombongan tiba di posko.

Pihak nagari mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada tim gabungan yang berada di lokasi. (*)