OTOMOTIFUTAMA

Megah! Dealer Mazda Sultan Agung Bekasi Dilengkapi Peralatan Modern Standar Jepang

2
×

Megah! Dealer Mazda Sultan Agung Bekasi Dilengkapi Peralatan Modern Standar Jepang

Sebarkan artikel ini

Mazda Sultan Agung berlokasi di kota Bekasi, dimana pengelolaan dealer berada di bawah naungan PT Sentral Oto Maju, yang dipimpin oleh Branch Manager, Agun Gunarsa. Berdiri diatas lahan seluas 2,500-meter persegi, Dealer Mazda Sultan Agung memiliki luas bangunan sebesar 1,200-meter persegi.

Melihat besarnya potensi di Bekasi, Ricky menyampaikan, “Bekasi merupakan salah satu market yang sangat penting bagi Mazda dari sisi sales maupun aftersales. Pada periode tahun 2020 hingga 2021, Mazda Segment untuk Kotamadya Bekasi bertumbuh 42% dengan pertumbuhan market share sebesar 39%. Di tahun 2022 ini, terhitung sekitar 5 ribu lebih unit Mazda yang beroperasi di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Hal ini tentunya menjadi potensi yang begitu besar bagi penjualan maupun workshop Mazda Sultan Agung.”

Baca Juga  TIPS: Jangan Khawatir Kehabisan Beterai, Ini Cara Berkendara Jarak Jauh dengan Motor Listrik

Dibangun dengan konsep desain modern minimalis untuk memperkuat kualitas premium dari merek Mazda, PT Sentral Oto Maju (Mazda Sultan Agung) menawarkan layanan 3S (Sales, Service dan Spare Part) dengan showroom 5 unit display dan juga terdapat delivery section. Pada area bengkel (workshop), terdapat 5 service bay yang sudah dilengkapi peralatan modern sesuai standar Mazda Corporation Jepang.

Kenyamanan bagi pelanggan juga merupakan kunci utama dari fasilitas yang diberikan oleh Mazda Sultan Agung, dimana terdapat Customer Lounge yang merupakan ruang tunggu lengkap dengan fasilitas minuman dan makanan ringan, kids’ corner, dan akses Internet. 

Baca Juga  BKSAP DPR RI Suarakan Kepentingan Nasional RI pada Sidang Parlemen Global Mengenai Perdagangan

Seperti halnya di seluruh dealer Mazda lainnya di Indonesia, konsumen pembeli mobil di Mazda Sultan Agung berhak mendapatkan Mazda Warranty yang memberikan jaminan selama 3 tahun atau 100.000 km (mana yang tercapai lebih dahulu). (*)