SUMBAR

Kolaborasi Entaskan Stunting, Disnakeswan Sumbar dan Mahasiswa Solok Salurkan 4 Ribu Telur di Nagari Garabak Data

4
×

Kolaborasi Entaskan Stunting, Disnakeswan Sumbar dan Mahasiswa Solok Salurkan 4 Ribu Telur di Nagari Garabak Data

Sebarkan artikel ini

SOLOK, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat dibawah kepemimpinan Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy terus mengakselerasi berbagai program pengentasan stunting di Ranah Minang.

Langkah nyata penuntasan stunting hingga daerah pelosok, dilakukan jajaranDinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Sumbar dengan menyalurkan 4 ribu butir telur ayam kepada masyarakat Jorong Lubuak Tareh, Nagari Garabak Data, Kabupaten Solok yang selama ini masih menghadapi tantangan gizi dan akses pangan bergizi seimbang.

Penyaluran ribuan butir telur dilaksanakan Aliansi Mahasiswa Solok (AMS) se-Indonesia dalam kegiatan pengabdian bertajuk ‘Mengabdi Sepenuh Hati, Menginspirasi Seluruh Negeri, Satu Tujuan Membangun Nagari’ yang dilaksanakan sejak tanggal 25 Juli hingga 1 Agustus 2025 lalu.

Baca Juga  Erman Safar Menang Mutlak di TPS Tempatnya Mencoblos

“Program ini bukan sekadar distribusi telur, tapi juga bagian dari gerakan edukasi gizi dan dorongan untuk berdaya secara ekonomi,” ujar Kepala Disnakeswan Sumbar, Ir. Sukarli, SPt. M.Si., IPU.

Ia menjelaskan, telur ayam merupakan sumber protein hewani yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. “Ini bentuk komitmen kami dalam mendukung upaya pengentasan stunting secara terukur, langsung menyasar lapisan masyarakat rentan,” ucapnya.

Melalui kegiatan penyaluran bantuan telur yang diinisiasi Aliansi Mahasiswa Solok itu, Disnakeswan Sumbar juga mendorong masyarakat Nagari Garabak Data untuk mulai beternak ayam sebagai sumber gizi dan penghasilan tambahan keluarga.

Baca Juga  Gandeng Polres, Pemko Pariaman akan Tindak Aksi Pungutan Parkir Tak Sesuai Retribusi

“Ayam itu hewan yang cepat berkembang dan mudah dipelihara. Kami siap memberikan pendampingan penuh jika masyarakat ingin menjadikan ini sebagai usaha sampingan,” ungkapnya.