OPINI

Literasi Pagi: Gerakan Bersama Menuju Generasi Literat di SDN 06 Parit Antang

202
×

Literasi Pagi: Gerakan Bersama Menuju Generasi Literat di SDN 06 Parit Antang

Sebarkan artikel ini
Salah seorang siswa SDN 06 Parit Antang tengah membacakan cerita didepan kelas dalam kegiatan literasi pagi di sekolah tersebut.

Oleh : Sry Eka Handayani, M.Pd (Kepala SDN 06 Parit Antang Bukittinggi)

Literasi adalah kunci utama untuk membuka jendela ilmu pengetahuan. Di SDN 06 Parit Antang, kegiatan literasi pagi sebelum belajar menjadi langkah nyata dalam membangun budaya membaca.

Setiap siswa diberi kesempatan membaca selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Program ini sebenarnya sudah lama dicanangkan, namun tidak semua kita konsisten melaksanakannya hingga saat ini.

SDN 06 Parit Antang berupaya menjadikannya sebagai kebiasaan positif yang terjaga, bahkan setiap kelas membuat jurnal literasi pagi sebagai bentuk laporan dan evaluasi.

Baca Juga  Pendidikan Profesi Insinyur dan Transformasi Nilai Akademik menjadi Kepercayaan Industri

Dalam kegiatan literasi pagi, siswa dapat memilih beragam aktivitas, seperti membaca buku, mendongeng, mencongak, hingga menulis sederhana.

Semua kegiatan tersebut dicatat dalam jurnal dan diperiksa guru setiap hari, lalu ditandatangani sebagai bentuk apresiasi dan pengawasan. Guru juga berperan penting membimbing siswa agar literasi tidak sekedar rutinitas, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter.

Meski terlihat sederhana, program ini mampu menumbuhkan minat baca, melatih kedisiplinan, dan menyiapkan konsentrasi anak untuk mengikuti pembelajaran dengan lebih baik.

Baca Juga  Pemkab Solok Selatan Dorong Peningkatan Pendidikan Lewat Literasi dan Numerasi