PADANG PARIAMAN

Warga Kapalo Hilalang Kecewa Bupati Tak Hadir, Dialog dengan Wakil Bupati Diwarnai Kekecewaan

0
×

Warga Kapalo Hilalang Kecewa Bupati Tak Hadir, Dialog dengan Wakil Bupati Diwarnai Kekecewaan

Sebarkan artikel ini
Kapalo Hilalang

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman langsung merespons aspirasi warga yang disuarakan dalam aksi unjuk rasa pada Kamis (11/9/2025). Sebagai tindaklanjut, pertemuan antara pemerintah daerah dengan masyarakat digelar di Kantor Wali Nagari Kapalo Hilalang pada Jumat (12/9/2025) sore.

Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, bersama sejumlah pejabat daerah bertemu warga Kapalo Hilalang. Pertemuan yang juga dihadiri wali nagari, niniak mamak, dan tokoh masyarakat itu bertujuan membahas sekaligus mendengar secara langsung aspirasi masyarakat terkait persoalan pembangunan kawasan Tarok City.

Wakil Bupati menyampaikan, pemerintah daerah akan selalu berdiri bersama masyarakat dalam menyelesaikan persoalan Tarok City. Sebagai langkah awal, Pemkab Padang Pariaman akan mengintensifkan koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, instansi vertikal, pemerintah kecamatan, nagari, Bamus, niniak mamak hingga unsur terkait lainnya. Melalui sinergi tersebut, pembahasan diharapkan lebih terarah, sehingga program strategis pembangunan kawasan pendidikan terpadu di Tarok City dapat berjalan tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat.

Baca Juga  Aksi Memanas di DPRD Padang Pariaman, Warga Kapalo Hilalang Desak Penyelesaian Konflik Lahan Tarok City

”Persoalan Tarok City yang telah berlarut cukup lama akan terus diupayakan penyelesaiannya. Menurutnya, pemerintah daerah akan menelaah setiap permasalahan yang dirasakan masyarakat agar dapat ditemukan solusi terbaik tanpa merugikan pihak mana pun,” ujar Rahmat.

Ia menegaskan pertemuan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat Kapalo Hilalang. Pemerintah akan tetap mendengarkan dan tidak akan mengabaikan setiap aspirasi yang disampaikan.

Dialog sempat berlangsung kurang kondusif ketika sebagian masyarakat menyampaikan kekecewaan, karena menginginkan kehadiran bupati secara langsung, bukan wakil bupati.

Baca Juga  150 Destinasi Padang Pariaman Belum Tergarap Optimal, BPK Periksa Kinerja OPD Terkait

Menyikapi situasi tersebut, Wakil Bupati Padang Pariaman memutuskan mengakhiri pertemuan lebih awal dan sepakat melanjutkan pembahasan bersama warga pada kesempatan berikutnya.

Sikap tenang dan bijaksana yang ditunjukkan Wakil Bupati Padang Pariaman dinilai layak menjadi contoh teladan. Hal itu memperlihatkan bahwa setiap persoalan sebaiknya diselesaikan dengan kedewasaan dan pendekatan yang menempatkan ketenangan sebagai kunci utama. (*)