KABA RANAH

Jalan Alternatif Disulap Jadi Bersih, Warga Ampalu, Nagari Lareh Nan Panjang Kompak Gelar Goro

1
×

Jalan Alternatif Disulap Jadi Bersih, Warga Ampalu, Nagari Lareh Nan Panjang Kompak Gelar Goro

Sebarkan artikel ini

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Suasana Minggu pagi (21/9/2025) berubah penuh semangat di jalan akses warga dari Korong Ampalu menuju Nagari Lareh Nan Panjang Barat. Puluhan warga, tokoh masyarakat, hingga pemuda bahu membahu mengangkat cangkul dan sabit.

Gotong royong (goro) massal itu bukan sekadar membersihkan rumput liar dan tumpukan sampah, melainkan juga mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kepedulian bersama terhadap lingkungan.

Wali Nagari Lareh Nan Panjang, Muskinta, menyebut goro ini menjadi bagian dari program rutin yang digelar bergilir di setiap wilayah. Menurutnya, kebersihan lingkungan bukan hanya soal estetika, tetapi juga wujud nyata rasa cinta masyarakat terhadap nagarinya.

Baca Juga  Bupati Solok Selatan Salurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Nagari Pakan Rabaa Utara

“Jalan ini adalah akses penting antarnagari. Kalau dibiarkan kotor dengan rumput menjalar dan sampah berserakan, tentu tidak enak dipandang. Dengan goro, kita jaga keindahan sekaligus kenyamanan warga,” ucap Muskinta.

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan perlu terus ditumbuhkan. “Harapan kita, jalan ini tetap bersih, asri, dan menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Nasril Tanjung, salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, goro kali ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan.

Baca Juga  25 Kader Digital Kabupaten Solok Ikuti Bimtek di Jakarta

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang menjaga kebersihan kampung kita? Ini murni kepedulian warga. Dengan adanya dukungan dari wali nagari, semangat kebersamaan semakin kuat,” katanya.

Kegiatan goro ini dihadiri pula oleh Wali Korong Ampalu dan sejumlah unsur masyarakat lainnya. Semangat gotong royong yang tercermin di jalan penghubung antarnagari ini menjadi modal penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas warga. (*)