UTAMA

PT Semen Padang Raih Dua Penghargaan dari Kemnaker RI dan Gubernur Sumbar

1
×

PT Semen Padang Raih Dua Penghargaan dari Kemnaker RI dan Gubernur Sumbar

Sebarkan artikel ini
Semen Padang
Gubernur Sumbar , Mahyeldi Ansharullah menyerahkan penghargaan K3 kepada Kepala Unit Humas & Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati di Padang, Kamis (23/6/2022). HUMAS

Kemudian menyosialisasikan isi kebijakan program P2-HIV dan AIDS di tempat kerja kepada seluruh karyawan, melakukan program pendidikan dan pelatihan, melakukan upaya untuk menghindari sikap dan tindakan stigma dan diskriminasi. Juga memiliki program dukungan dan perawatan (support and care) untuk pekerja/karyawan dengan HIV dan AIDS.

Kemudian, perusahaan juga mengalokasikan anggaran untuk program P2-HIV AIDS dan AIDS di tempat kerja. Jumlah pekerja/karyawan yang pernah diberi penyuluhan/mengikuti diskusi/pelatihan tentang HIV dan AIDS di tempat kerja dalam 1 tahun terakhir sebanyak 821 orang.

Baca Juga  Kolonel Kav Rayen Obsersyl Resmi Jabat Danrem 032/Wirabraja

“Perusahaan juga melakukan evaluasi secara regular terhadap efektifitas pelaksanaan program melalui kuesioner terhadap karyawan/pekerja di perusahaan. Perusahaan juga memiliki prosedur K3 khusus dalam pencegahan penularan HIV di tempat kerja,” ujarnya.

Apresiasi

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si, pada penyerahan penghargaan Selasa (24/5/2022) mengatakan bahwa pemberian penghargaan tersebut adalah bagian dari upaya pemerintah, khususnya Kementerian Ketengakakerjaan RI untuk terus mengampanyekan K3 dengan memberikan apresiasi berupa pemberian penghargaan K3 kepada pihak yang telah berhasil menerapkannya.

Baca Juga  Pemkab Solsel Tampung Aspirasi Pembangunan di KPGD

Upaya pemerintah ini sudah beberapa tahun dilakukan dan memperlihatkan hasil positif. Bahkan, jumlah perusahaan yang mempertahankan nihil kecelakaan setiap tahun terus mengalami peningkatan. Seperti Tahun 2021 contohnya, terdapat satu perusahaan yang mempertahankan kecelakaan nihil. Kemudian Tahun 2022, meningkat menjadi 1.742 perusahaan. “Artinya, terjadi peningkatan sebesar 37,4 persen,” ujarnya. (*)