PENDIDIKAN

22 Karyawan PT Semen Padang Ikuti Program S2 Operational Excellence di Unand

0
×

22 Karyawan PT Semen Padang Ikuti Program S2 Operational Excellence di Unand

Sebarkan artikel ini
Staf Diklat & Knowledge Management PT Semen Padang Siska Ayu Soraya saat membuka Kelas Operational Excellence untuk Program Magister Teknik Industri Unand. IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID–PT Semen Padang terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Perusahaan semen pertama di Asia Tenggara ini resmi membuka Kelas Operational Excellence untuk Program Magister (S2) Teknik Industri Universitas Andalas (Unand).

Kelas khusus yang diikuti 22 karyawan PT Semen Padang tersebut dibuka secara virtual pada Jumat (19/9) oleh Staf Diklat & Knowledge Management PT Semen Padang, Siska Ayu Soraya. Acara ini juga dihadiri Dekan Fakultas Teknik Unand, Prof. Dr. Ir. Is Prima Nanda, MT, Kepala Departemen Teknik Industri Unand, Elita Amrina, Ketua Prodi S2 Teknik Industri Unand, Alexie Herryandie, serta para peserta program.

Baca Juga  Pesilat Perisai Diri Binaan Semen Padang Wakili Sumbar di PON XXI

Mewakili Direksi Keuangan & Umum PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, Siska Ayu Soraya menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan talenta unggul di tengah ketatnya persaingan industri semen.

“Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan persaingan global, PT Semen Padang harus memiliki karyawan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga profesional dalam pengelolaan operasi,” kata Siska.

Ia menjelaskan, fokus perusahaan saat ini adalah Operational Excellence yang diarahkan pada peningkatan efisiensi, optimalisasi proses manufaktur, dan dukungan terhadap inisiatif dekarbonisasi.

Baca Juga  Kanwil Kemenag Sumbar dan Kwarda Pramuka Sumbar Teken Nota Kesepahaman

“Program S2 ini diharapkan membekali karyawan dengan kemampuan akademis sekaligus keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di tempat kerja,” ujarnya.

Menurut Siska, pilihan jurusan Teknik Industri dinilai paling relevan dengan kebutuhan industri semen karena mencakup optimasi produksi, efisiensi sistem, dan manajemen mutu—tiga aspek vital untuk mendorong daya saing perusahaan.