UTAMA

Antisipasi “Bencana Pariwisata” Terus Berulang, ASITA Minta Pemprov Sumbar Bentuk Satgas

0
×

Antisipasi “Bencana Pariwisata” Terus Berulang, ASITA Minta Pemprov Sumbar Bentuk Satgas

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menerima audiensi Ketua DPD ASITA Sumbar, Darmawi beserta jajaran di Istana Gubernur, Senin (13/10). IST

“Rute ini dinilai sejalan dengan pengembangan Muslim Friendly Tourism (pariwisata ramah muslim) yang sedang digalakkan Sumbar. Oleh karena itu, ASITA siap memfasilitasi komunikasi antara Gubernur Sumbar, Gubernur Pattani, dan Sultan Kelantan untuk merealisasikan kerja sama pembukaan jalur ini,” kata Darmawi.

Selain membuka jalur wisata, ASITA juga menyoroti potensi edu-tourism atau pariwisata berbasis pendidikan. Pembukaan rute baru diyakini dapat menarik minat pelajar dari Malaysia dan Thailand untuk melanjutkan studi di Padang. Hal ini juga akan berdampak positif terhadap perekonomian daerah dan menjadikan Kota Padang sebagai pusat pendidikan internasional di Sumatera bagian barat.

Baca Juga  Pemkab Solok Selatan Gandeng 4 Perusahaan Kelapa Sawit untuk Perbaikan Jalan Sungai Kunyit-Talao Sepanjang 12 Km

ASITA, ucapnya, berharap seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat dapat memberikan perhatian serius terhadap sektor pariwisata. “Sebab, wisatawan yang datang ke Sumatera Barat tidak hanya membawa cerita indah. Tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap PAD dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Darmawi.

Menanggapi usulan ASITA Sumbar, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Ia menyambut baik berbagai ide pengembangan pariwisata Sumbar yang disampaikan, terutama dalam hal peningkatan hospitality (keramahan masyarakat) dan kualitas pelayanan.

Baca Juga  Subuh Mubarakah dan Bedah Rumah Warga di Solsel, Gubernur Mahyeldi : Jangan Tinggalkan Generasi yang Lemah Iman

Gubernur kembali menegaskan pentingnya regulasi yang jelas, baik berupa Perda maupun kebijakan teknis lainnya, guna memperkuat tata kelola sektor pariwisata. Gubernur juga menugaskan Dispar Sumbar untuk menindaklanjuti usulan pembentukan Satgas Pariwisata, dengan melakukan kajian dan penyusunan langkah konkret.

Perketat Pengawasan Penginapan

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga menyoroti kasus kematian seorang wisatawan di salah satu lokasi glamping di Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok beberapa waktu yang lalu.