NASIONAL

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Indonesia pada 16 Oktober 2025

2
×

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Indonesia pada 16 Oktober 2025

Sebarkan artikel ini
Petugas BPBD bersama TNI/POLRI dan relawan berhasil memadamkan kebakaran lahan tebu yang tidak terkontrol di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sejak Selasa malam (14/10). Sumber: BPBD Provinsi Jawa Tengah

Masih di Jawa Tengah, peristiwa cuaca ekstrem juga terjadi di Kabupaten Demak, pada Rabu (15/10) sekira pukul 19.00 WIB. Kejadian yang dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang ini mengakibatkan kerusakan rumah dan pohon tumbang hingga menimpa bangunan di beberapa wilayah.

Adapun wilayah terdampak tersebut meliputi, 10 desa di lima kecamatan, yakni Kecamatan Karangtengah, Kecamatan Demak, Kecamatan Trengguli, Kecamatan Wonosalam, dan Kecamatan Guntur. Akibatnya 55 unit rumah warga terdampak.

Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Demak telah diterjunkan guna melakukan kaji cepat dan penanganan pohon tumbang. Hingga laporan diterima, tim gabungan masih melanjutkan penanganan rumah terdampak dan pohon tumbang di sejumlah lokasi kejadian.

Baca Juga  Pembangunan Jembatan Bailey dan Operasional Personel TNI di Kawasan Terdampak Bencana Dibiayai oleh Negara

Bergeser ke wilayah lain, yakni Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Peristiwa cuaca ekstrem juga terjadi pada Selasa (14/10) sekira pukul 15.35 WIB. Kejadian tersebut diawali dengan hujan deras yang disertai dengan angin kencang selama kurang lebih satu jam.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, sebanyak tiga desa dan dua kelurahan terdampak, yang meliputi Kelurahan Nglegok di Kecamatan Nglegok, Kecamatan Garum, serta Kelurahan Bence, Desa Slorok, Desa Tinggal, dan Desa Kanigoro di Kecamatan Kanigoro.

Baca Juga  AS Serang Iran, Ketegangan di Timur Tengah Kian Mendidih

Hasil pendataan yang dilakukan oleh tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Blitar, cuaca ekstrem juga mengakibatkan 52 kepala keluarga (KK) terdampak dengan 46 unit rumah mengalami rusak ringan, satu unit fasum terdampak, satu unit fasilitas pendidikan terdampak, dan dua akses jalan terdampak.