LIFESTYLE

WhatsApp CRM vs CRM Konvensional: Mana yang Efektif untuk Penjualan?

0
×

WhatsApp CRM vs CRM Konvensional: Mana yang Efektif untuk Penjualan?

Sebarkan artikel ini
WhatsApp

Cocok untuk bisnis dengan proses penjualan yang berjenjang

CRM konvensional juga efektif bagi perusahaan yang memiliki hierarki persetujuan dan tahapan panjang dalam proses penjualan. Misalnya, bisnis yang memerlukan beberapa lapisan evaluasi sebelum transaksi disetujui. Dalam konteks ini, sistem CRM tradisional memberi visibilitas menyeluruh di sepanjang funnel, menjaga konsistensi dan kontrol di setiap langkah.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Sistem CRM

Memilih sistem CRM yang tepat tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat fiturnya saja, bisnis juga perlu memperhatikan kebutuhan dan ritme alur kerja yang ada. Setiap organisasi memiliki karakteristik berbeda: ada yang membutuhkan komunikasi cepat dan fleksibel seperti WhatsApp CRM, sementara yang lain membutuhkan sistem besar dengan kontrol data ketat seperti CRM konvensional.

Baca Juga  Pemkab Pesisir Selatan Dorong ASN Melek Keamanan Informasi di Era Digital

Beberapa faktor penting yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan pilihan antara keduanya, seperti:

1. Jenis dan skala bisnis,

2. Volume dan frekuensi interaksi pelanggan,

3. Kebutuhan integrasi sistem,

4. Kemudahaan penggunaan bagi tim internal,

5. Tujuan utama penggunaan CRM.

Kesimpulan

WhatsApp CRM menawarkan kombinasi efisiensi dan kedekatan yang memungkinkan bisnis tetap relevan di tengah perubahan perilaku pelanggan. Sementara CRM konvensional memberikan struktur dan kestabilan jangka panjang. CRM yang terintegrasi dengan Whatsapp menghadirkan dinamika baru dalam menghubungkan komunikasi dan mempercepat proses penjualan.

Bagi bisnis yang mengutamakan kecepatan, personalisasi, dan interaksi berkelanjutan, integrasi CRM dengan Whatsapp dapat menjadi strategi komunikasi yang mencerminkan cara baru dalam menjalin hubungan dengan pelanggan. (*)

Baca Juga  Makanan Lokal dan Organik, Kembali ke Alam untuk Kesehatan dan Kelestarian Lingkungan