TANAH DATAR

Even Sabudaya Guncang Lapangan Cindua Mato Batusangkar, Wujud Pelestarian Budaya Luak Nan Tuo

1
×

Even Sabudaya Guncang Lapangan Cindua Mato Batusangkar, Wujud Pelestarian Budaya Luak Nan Tuo

Sebarkan artikel ini

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.ID – Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, menjadi pusat perhatian masyarakat Tanah Datar pada Sabtu sore, saat even *Sabudaya* (Satu Ranah Budaya) digelar dengan penuh kemeriahan. Acara dimulai pukul 17.00 WIB dengan rangkaian kegiatan budaya yang memukau.

Pembukaan diawali dengan tradisi “Manogu” dari Pagaruyung, dilanjutkan pertunjukan silat dari Perguruan Tuo Tanjuang Bungo Pagaruyung, pameran budaya, seni pertunjukan, serta berbagai tarian daerah. Suasana semakin istimewa karena kehadiran para tokoh penting, di antaranya Wakil Gubernur Sumbar, Bupati Tanah Datar, Ketua DPRD Tanah Datar, Kapolres Tanah Datar, Dandim 0307, Dirut Sejarah, Wakil Rektor UIN Mahmud Yunus, dan Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar.

Baca Juga  Gula Semut Aren Khas Nagari Solok Bio-Bio Hadir di Pameran Payakumbuh Botuang Festival

Ucapan terima kasih mengalir kepada Nurmantias, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III, yang menjadi penggagas kegiatan ini. Dalam sambutannya, Nurmantias menegaskan bahwa Sabudaya adalah bentuk nyata upaya pelestarian budaya di Tanah Datar, sekaligus mengajak masyarakat untuk aktif mempraktikkan seni tradisional, menggunakan bahasa daerah, mendukung produk lokal, serta berpartisipasi dalam kegiatan budaya.

Puncak acara semakin meriah dengan penampilan Diva Aurel, artis nasional asal Tanah Datar, yang membawakan sejumlah lagu hits. Suasana pecah saat Diva membawakan lagu populernya Tabola Bale, mengundang sorak sorai penonton.

Baca Juga  Lapas Batusangkar Gelar Rapat Pemberian Remisi

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III berharap even Sabudaya dapat menjadi agenda rutin yang menghidupkan kembali semangat masyarakat untuk melestarikan “Luak Nan Tuo” — warisan budaya tak ternilai dari Tanah Datar. (*)