KAMPUS

Dosen Poltekkes Padang Beri Pelatihan Deteksi Dini Faktor Risiko Kegawatdaruratan Neonatal

0
×

Dosen Poltekkes Padang Beri Pelatihan Deteksi Dini Faktor Risiko Kegawatdaruratan Neonatal

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Dosen Poltekkes Kemenkes Padang melakukan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) yang dimulai sejak bulan Juni sampai dengan Oktober 2025.

Pengabmas yang merupakan perwujudan dari pelaksanaan satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi ini mengangkat judul “Pelatihan dan Penyegaran Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Faktor Risiko Kegawatdaruratan Neonatal di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang”.

Tim Pelaksana Pengabmas adalah Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Padang yang terdiri dari Dr. Yuliva, S.SiT, M.Kes selaku Ketua Pelaksana, Lita Angelina Saputri, S.SiT, M.Keb dan Mahdalena Prihatin Ningsih, S.SiT, M.Kes selaku anggota.

Baca Juga  Pemerintah Kota Padang dan Kampus Seayun Selangkah Menuju Kota Pintar

Kegiatan Pengabmas ini juga dibantu oleh tiga orang mahasiswa Sarjana Terapan Kebidanan dan dua orang Bidan Pembina Wilayah yaitu Bidan Astrid dan Bidan Nanik.

“Pengabmas ini juga bekerjasama dengan dua kelurahan di Kecamatan Nanggalo Kota Padang yaitu Kelurahan Gurun Laweh dan Kelurahan Surau Gadang,” ujar Dr. Yuliva.

Ia menambahkan sasaran kegiatan Pengabmas ini adalah Kader Posyandu yang berasal dari Kelurahan Gurun Laweh  sebanyak 28 orang dan Kelurahan Surau Gadang sebanyak 56 orang kader.

Baca Juga  35 Tahun Politeknik Negeri Padang! Dulu Bagian dari Universitas Andalas, Kini Jadi Kampus Vokasi Terkemuka di Luar Jawa

“Pelaksanaan Pengabmas ini bertujuan melakukan penyegaran kembali pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam melakukan deteksi dini faktor risiko kegawatdaruratan neonatal yang dapat membantu menurunkan angka kejadian kematian pada neonatal (bayi yang berumur 0 sampai 28 hari) setelah kelahiran,” ujarnya.