NASIONAL

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air per 3 November 2025

1
×

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air per 3 November 2025

Sebarkan artikel ini
Personel BPBD Kabupatem Lumajang mendistribusikan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir pada Jumat (31/10) Foto: BPBD Kabupaten Lumajang

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat berbagai peristiwa bencana yang dilaporkan hingga Senin (3/11), pukul 07.00 WIB. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur beberapa wilayah di Indonesia. Banjir mendominasi laporan kejadian bencana pada awal pekan bulan November.

Dari Provinsi Jawa Timur dilaporkan, banjir melanda sembilan desa di lima kecamatan di Kabupaten Lumajang. Kecamatan terdampak adalah Kecamatan Jatiroto, Rowokangkung, Sukodono, Lumajang, dan Candipuro. Peristiwa banjir yang terjadi pada Jumat (31/10) diakibatkan karena curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan Sungai Bondoyudo meluap dan menggenangi pemukiman warga.

Baca Juga  Bio Farma Undang Mahasiswa UI Ikut Kompetisi Hackathon Kesehatan

Akibat banjir ini, 1.228 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Selain itu tercatat kerugian materil antara lain 20 hektar sawah tergenang, dan empat akses desa terendam.

Pada Minggu (2/11), banjir dilaporkan telah surut dan debit air sungai Menjangan kembali normal.

Masih di Jawa Timur, banjir juga menggenangi wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Banjir bermula dari hujan dengan intensitas sedang yang turun di wilayah Kabupaten Jember, kiriman air dari sungai Jatiroto di wilayah Kabupaten Lumajang menambah kenaikan debit air di aliran Sungai Uling Jember hingga air meluap perlahan ke jalan dusun.

Baca Juga  Meski Kurang Fit, Irjen Kemenag Khairunas Gendong Jamaah Haji

Banjir berdampak pada 698 KK dan beberapa lahan persawahan. Pada Minggu (2/11) banjir di laporkan telah surut total.