UTAMA

Desainer Muda Asal Agam Raih Juara I Lomba Desain Busana Muslimah se-Sumbar

1
×

Desainer Muda Asal Agam Raih Juara I Lomba Desain Busana Muslimah se-Sumbar

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Agam. Desainer muda berbakat, Putty Kasih Asyifa, sukses mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara I dalam ajang Lomba Desain Busana Muslimah “Baju Kurung Basiba Modifikasi dalam Balutan Casual Moslem” tingkat Sumatera Barat.

Kompetisi bergengsi yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Barat ini berlangsung di Pangeran Beach Hotel, Padang, Rabu (5/11).

Ajang tersebut diikuti oleh desainer muda dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi generasi kreatif untuk menampilkan karya terbaik mereka dalam mengembangkan busana tradisional khas daerah dengan sentuhan modern yang tetap menjaga nilai- nilai budaya dan religius.

Baca Juga  Cegah Tawuran, Pol PP Padang Antar Siswa SMK Pulang ke Rumah Masing-masing dengan Truk Dalmas

Karya rancangan Putty Kasih Asyifa berhasil mencuri perhatian dewan juri. Perpaduan antara keanggunan baju kurung basiba dengan nuansa kasual modern dinilai sangat harmonis, tanpa menghilangkan identitas adat Minangkabau dan nilai keislaman yang kental.

Pada kesempatan itu, Ketua Dekranasda Provinsi Sumbar yang diwakili oleh Sekretaris Yenti, turut memberikan apresiasi dan semangat kepada para peserta.

Ia menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih kontingen Kabupaten Agam, sekaligus berharap agar semangat kreativitas seperti ini terus tumbuh di kalangan desainer muda Sumatera Barat.

Baca Juga  Tambah Pembangkit Listrik di Sumbar, PLN Bangun PLTMH Batanghari di Dharmasraya

“Kami sangat bangga melihat karya anak muda yang mampu mengangkat kekayaan budaya daerah dengan tampilan yang modern dan berkelas. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi desainer lainnya,” ujar Yenti.

Prestasi Putty Kasih Asyifa ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Agam memiliki potensi besar di bidang fashion, sekaligus ikut berkontribusi dalam mempromosikan busana tradisional Minangkabau ke kancah yang lebih luas. (*)