EkBis

Tim “Nabuang Sarok” PT Semen Padang Raih Penghargaan Tertinggi di Ajang Inovasi Internasional APQO 2025

0
×

Tim “Nabuang Sarok” PT Semen Padang Raih Penghargaan Tertinggi di Ajang Inovasi Internasional APQO 2025

Sebarkan artikel ini
PT Semen Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tim inovasinya yang bernama Nabuang Sarok berhasil meraih penghargaan tertinggi Four Stars (Bintang 4) pada ajang bergengsi Asia Pacific Quality Organization (APQO) International Conference 2025. IST

Siska menuturkan, perjalanan Tim Nabuang Sarok menuju panggung internasional dimulai dari ajang Semen Padang Improvement Event (SPIE) 2023, di mana mereka berhasil meraih predikat Platinum. Capaian tersebut membuka jalan menuju ajang nasional Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXVIII di Bali pada Desember 2024.

“Di ajang TKMPN itu, Tim Nabuang Sarok mencatat sejarah dengan meraih predikat tertinggi, yaitu Diamond. Predikat Diamond ini merupakan yang pertama kali diraih oleh PT Semen Padang sepanjang keikutsertaannya dalam ajang inovasi nasional tersebut,” ujarnya.

Siska menambahkan, proses menuju APQO 2025 memerlukan persiapan panjang dan intensif. Sejak Agustus 2025, Doche Delson selaku perwakilan tim menjalani serangkaian pembekalan untuk menyempurnakan risalah inovasi agar sesuai dengan standar internasional.

“Persiapan meliputi pelatihan intensif Class of English bersama tenaga ahli, penyusunan dokumen berstandar global, hingga simulasi presentasi di hadapan panel internal. Proses ini tidak hanya mengasah kemampuan komunikasi dan presentasi, tetapi juga memastikan inovasi yang dibawa mampu bersaing secara substansial dengan inovasi dari berbagai negara peserta,” jelasnya.

Baca Juga  Tangisan Netri Tak Terbendung, Setelah Terima Rumah Bantuan Program TMMD dari Semen Padang

Sementara itu, Doche Delson mengaku bangga bisa mewakili PT Semen Padang di ajang APQO 2025.

“Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya dan tim, karena kami berhasil membuktikan bahwa inovasi kami diakui secara internasional,” katanya.

Doche menambahkan, inovasi yang mereka usung berupa program Nabuang Sarok berbasis aplikasi ini berawal dari kebutuhan lokal yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Nabuang Sarok berhasil mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang energi alternatif yang berkelanjutan.

“Program ini sejalan dengan visi PT Semen Padang untuk menjadi perusahaan yang berorientasi pada efisiensi, inovasi, dan tanggung jawab sosial. Inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, serta tidak terlepas dari dukungan penuh manajemen perusahaan,” tuturnya.

Baca Juga  PT Semen Padang dan TNI AL Pulihkan Irigasi, Hidupkan 35 Hektare Lahan Pertanian di Solok Selatan

Ajang APQO International Conference merupakan forum tahunan yang diikuti oleh perwakilan berbagai industri dari negara-negara di kawasan Asia Pasifik, antara lain Rusia, Vietnam, Arab Saudi, Sri Lanka, China, Selandia Baru, Amerika Serikat, Indonesia, dan Australia. Tahun ini, konferensi mengusung tema “Quality Pathway to the Future” yang menyoroti pentingnya inovasi berkelanjutan untuk masa depan industri global.

Dalam ajang ini, para peserta tidak hanya mempresentasikan inovasi mereka, tetapi juga berkesempatan membangun jejaring dan bertukar pengetahuan mengenai praktik terbaik dalam bidang manajemen mutu, keberlanjutan, dan efisiensi produksi. (*)