UTAMA

Cerita Pilu dari Salareh Aia : Hancur Lebur Dihantam Galodo

0
×

Cerita Pilu dari Salareh Aia : Hancur Lebur Dihantam Galodo

Sebarkan artikel ini
Seorang warga tampak menelusuri sisa lumpur galodo yang menghantam Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Sabtu (28/11). DEPITRIADI

“Galodo tu datang sehabis ashar,” ujarnya pelan.

Suaranya serak, seperti tercekik kenangan yang terlalu berat untuk diulang. “Awalnya kami dengar bunyi gemuruh. Seperti bumi diguncang,” ucapnya.

Ia menunjuk arah sungai di belakang rumahnya. “Ndak lamo, material galodo itu naik tinggi. Air bercampur lumpur,” ucapnya lirih.

Ridwan bercerita bahwa air dan lumpur naik begitu cepat. Ia melihat sendiri bagaimana arus membawa batang kayu besar, batu, hingga pusaran lumpur yang menghantam jembatan penghubung Subarang Aia dan Batu Kambing.

Baca Juga  Dinilai sebagai Pemimpin yang Kharismatik, Almaisyar dapat Dukungan Warga untuk Maju pada Pilwako Payakumbuh

Jambatan tu putuih. Akses langsung hilang,” katanya sambil menarik napas berat. “Padahal di belakang rumah kami masih banyak perumahan.”

Ridwan bersyukur rumahnya yang berada di dataran lebih tinggi masih selamat. “Alhamdulillah kami sekeluarga ndak apo-apo. Tapi 300 meter ke bawah, hancur. Banyak rumah disapu (galodo),” ujarnya.