SUMBAR

Buya Gusrizal: Koordinasi Tak Jalan, Penanganan Bencana Sumbar Harus Menyeluruh dan Berbasis Keselamatan Jiwa

0
×

Buya Gusrizal: Koordinasi Tak Jalan, Penanganan Bencana Sumbar Harus Menyeluruh dan Berbasis Keselamatan Jiwa

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Barat, Buya Gusrizal Gazahar, menyampaikan kritik tajam terhadap penanganan bencana di Sumatra Barat yang dinilainya belum menunjukkan koordinasi yang solid dan menyeluruh.

Buya Gusrizal mengingatkan, persoalan bencana tidak cukup ditangani dengan pendekatan teknis dan administratif, melainkan harus berangkat dari kejujuran membaca keterbatasan daerah dan mengutamakan keselamatan jiwa manusia.

Buya Gusrizal menempatkan persoalan koordinasi sebagai poin paling mendasar. Berdasarkan pengalamannya dalam berbagai penanganan bencana, ia menyebut MUI Sumbar selama ini selalu berada disamping Gubernur untuk terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan. Namun, kondisi itu tidak terjadi dalam bencana kali ini.

Baca Juga  Romantis Banget! Jessica Mila Dilamar Sang Kekasih di Tepi Pantai

“Harus jujur kita katakan, koordinasi tidak berjalan. Dalam beberapa kali pengalaman bencana, Ketua MUI tidak pernah meninggalkan Kantor Gubernur. Sekarang, tidak sekalipun MUI Sumbar diajak duduk pascabencana,” ujarnya dalam forum diskusi penanganan bencana yang diinisiasi senator Irman Gusman di Padang Senin (15/12) kemarin.

Padahal, kata dia, salah seorang pengurus MUI Pusat, Nusron Wahid, telah ditunjuk sebagai Ketua Penanganan Bencana. MUI pusat juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pada 28 November malam untuk membahas sikap pemerintah daerah, termasuk opsi mendorong penetapan bencana nasional.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem Belum Usai, Pemkab Pasbar Evakuasi Kelompok Rentan dan Salurkan Bantuan di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie

“Pada 1 Desember, MUI sudah mengusulkan agar bencana ini dijadikan bencana nasional. Ketua Umum MUI kemudian menyampaikan beberapa opsi. Yang kami tekankan, Presiden harus arif membaca usulan itu. Jangan berdebat dulu soal efeknya,” tegas Buya.

Menurutnya, pesan utama yang harus ditangkap pemerintah pusat adalah ketidakmampuan daerah menangani dampak bencana yang begitu luas. Setelah itu barulah aspek hukum dan administrasi dibicarakan.